• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Kemendag Fasilitasi Ekspor Ritel ke Arab Saudi Senilai USD5 Juta

by Redaksi Asiatoday
November 9, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Ekspor 16 Kontainer Ternak Ayam ke Jepang dan Timor Leste

Ekspor Indonesia dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian   Perdagangan   Republik Indonesia memfasilitasi   penandatanganan   nota kesepahaman  (MoU)  antara  platform  digital  Indomatjar,  perusahaan  logistik  Goorita,  dan  diaspora Indonesia  Chef  Saudi  Association  (ICSA)  senilai  USD5  juta  untuk  ekspor  produk  makanan  dan minuman  serta  kebutuhan  sehari-hari  secara  ritel.

Cara  ini  dianggap  sangat  efektif  untuk  ekspor dalam jumlah kecil dan dilakukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Platform   digital   Indomatjar   bergerak   di   bidang   jasa   sumber   daya   dan   pasar   daring   untuk memasarkan  kebutuhan  masyarakat  Arab  Saudi  dan  diaspora  Indonesia  di  Arab  Saudi.  Sedangkan Goorita menyediakan layanan pengiriman dan pengelolaan toko di lokapasar bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Untuk mengatasi pembatasan akibat pandemi Covid-19,  pelaku  usaha  dapat  melakukan  ekspor secara  ritel  atau  langsung  ke  konsumen.  Salah  satu  caranya  dengan  menggunakan  platfotm  digital Indomatjar.  Pelaku  usaha  yang  belum  pernah  ekspor  pun  diharapkan  dapat  segera  memanfaatkan layanan tersebut,” jelas  Direktur  Jenderal  Pengembangan  Ekspor  Nasional  Kemendag  Didi  Sumedi, dikutip dari siaran pers, Selasa (9/11/2021).

Penandatanganan  dilakukan  secara  hibrida  di  Indonesia  Convention  Exhibition  BSD,  Tangerang Selatan,  Jawa  Barat  pada  Kamis  lalu  (4/11/2021).

Penandatanganan  MoU  ini  merupakan  salah  satu  cara bagi  para  pelaku  usaha  untuk  mengatasi  dampak  pembatasan  akibat  pandemi  Covid-19,  yaitu dengan melakukan ekspor secara ritel atau langsung ke konsumen melalui platform digital.

Turut  menyaksikan  penandatanganan  yaitu  Direktur  Kerja  Sama  Pengembangan  Ekspor  Kemendag Marolop  Nainggolan  dan  Konsul  Jenderal  RI  di  Jeddah  Eko  Hartono.  Perjanjian  ini  ditandatangani oleh CEO Indomatjar Hadi Lee, CEO Goorita Yuwono Wicaksono, dan Ketua ICSA Agus Guntur.

Marolop   menyampaikan   apresiasinya   terhadap   kolaborasi   semua   pihak.

“Penandatanganan  MoU  merupakan  bagian  dari  transaksi  TEI-DE  2021.  Diharapkan Indomatjar mampu  menghubungkan  dengan  baik  para  pelaku  usaha  di  Indonesia  dengan  para  pelaku  usaha di Arab Saudi, baik untuk business-to-businessmaupun business-to-consumer,” jelas Marolop.

Pemerintah  Arab  Saudi kata  Marolop,  telah  menggulirkan  kebijakan  menaikkan  batasan personal effect(barang  untuk  konsumsi  pribadi  yang  tidak  dikenakan  pajak)  menjadi  SAR  3  ribu  atau  setara Rp11,4  juta  dan  mulai  membuka  pembatasan  umroh  secara  bertahap,  termasuk  bagi  warga  negara Indonesia.

“Hal ini merupakan salah satu peluang yang dapat segera dimanfaatkan  pelaku  usaha Indonesia dalam meningkatkan ekspor ke pasar Arab Saudi,” tandas Marolop.

Sementara itu, Eko menjelaskan potensi pasar Arab Saudi yang cukup besar.

“Selain jamaah umrah, pasar  Arab  Saudi  sebenarnya  cukup  menerima  produk-produk  Indonesia  dengan  baik.  Tantangan seperti kurasi dan ongkir kirim, kami optimistis, akan dapat diatasi di masa mendatang. Pelaku UKM diharapkan dapat segera memanfaatkan platform Indomatjar untuk menembus pasar Arab Saudi,”ungkap Eko.

Sementara itu, Hadi menyampaikan ajakan kepada pelaku UKM untuk bergabung dengan Indomatjar dalam rangka   menggaet   konsumen   di   Arab Saudi.

“Pelaku  UKM  tidak  dipungut  biaya  untuk keanggotaan  dalam  Indomatjar.  Hal  ini  dilakukan  dalam  rangka  mengajak  pelaku  UKM  bergabung dalam ekosistem pengembangan ekspor nasional,” ujar Hadi.

Adapun  Yuwono  menyampaikan,  diperkirakan  dua  ton  produk  UKM  sudah  masuk  ke  pasar  Arab Saudi  per  bulannya.

“Secara organik, nilai itu naik 30 persen per bulan. Dengan penandatanganan MoU,  diharapkan  ekspor  ke  Arab  Saudi  dapat  meningkat  menjadi  digit  ganda  sehingga  produk Indonesia dapat dinikmati di Arab Saudi,” imbuh Yuwono.

Selain  penandatangan  MoU,  digelar  pula  Forum  Bisnis  Workshop  Market  Penetration  to  Non-Traditional Market through  B2C  Digital  Platform yang digelar  Kemendag yang  berkolaborasi  dengan Konsulat  Jenderal  RI  di  Jeddah,  ITPC  Jeddah,  Indomatjar,  Goorita,  dan  ICSA.  Forum  bisnis  tersebut merupakan  bagian  dari  rangkaian  pameran  dagang  tahunan  internasional  Trade  Expo  Indonesiake-36  Digital  Edition  (TEI-DE).  TEI-DE  digelar  pada  21  Oktober—4  November  2021  secara  interaktif daring sementara showcase berlangsung hingga 20 Desember 2021.

Forum    bisnis    diikuti    oleh    100    peserta    yang    terdiri    dari    pelaku    UKM    dan    perwakilan kementerian/lembaga terkait. (ATN)

Tags: Asia TradeIndustri RitelKerjasama Indonesia-Arab SaudiRitel Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.