• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Kolaborasi IMAS Australia, Indonesia Siap Kembangkan Riset dan Teknologi Budidaya Lobster

by Redaksi Asiatoday
March 5, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kolaborasi IMAS Australia, Indonesia Siap Kembangkan Riset dan Teknologi Budidaya Lobster

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo saat mengunjungi Institute for Marine and Antarctic Studies (IMAS), Universitas Tasmania, Australia. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sepakat memperkuat kolaborasi dengan Institute for Marine and Antarctic Studies (IMAS), atau pusat studi kelautan dan antartika, Universitas Tasmania, Australia.

Menteri KKP Edhy Prabowo sempat melihat langsung proses pengembangan teknologi budidaya lobster IMAS serta menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KKP dengan Universitas Tasmania.

Kolaborasi IMAS Australia, Indonesia Siap Kembangkan Riset dan Teknologi Budidaya Lobster 1
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KKP dengan Universitas Tasmania. Ist

“Sebagai negara yang bertetangga, Indonesia dan Australia memiliki kerja sama yang kuat dan bermakna di bidang kelautan dan perikanan. Bahkan, Universitas Tasmania merupakan salah satu mitra strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan di Australia,” ujar Edhy melalui keterangan tertulisnya Kamis (5/3/2020).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

“Pada 2012, KKP dan Universitas Tasmania menandatangani Letter of Intent tentang Pengembangan Kelembagaan Kelautan dan Perikanan dan Pengembangan Kapasitas, dan kemudian saya mencatat Universitas Tasmania dan Universitas Perikanan Jakarta (STP) berkolaborasi dalam pengembangan kurikulum berbasis kejuruan dan melakukan penelitian,” sambungnya.

Selain itu, Menteri Edhy memaparkan sejumlah kegiatan yang menumbuhkan kerja sama antara dua lembaga untuk melaksanakan pertukaran dosen, pengembangan sumber daya manusia, dan penelitian bersama.

Menurutnya, penandatanganan MoU dengan Universitas Tasmania turut mendukung program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo seperti pengembangan manajemen sumber daya manusia serta transformasi ekonomi.

Sebagai referensj, IMAS memiliki tiga program penelitian utama, yakni bidang perikanan dan akuakultur, ekologi dan keanekaragaman Hayati, serta lautan dan cryosphere. Ketiga program penelitian tersebut dihubungkan oleh tema lintas disiplin keilmuan terkait perubahan iklim dan kelautan. Selain itu, mereka juga menguasai teknologi budidaya lobster.

Dalam lawatan ini, turut bersama Menteri Edhy antara lain, Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto, Dirjen Penguatan Daya Saing, Nilanto Perbowo, serta Kepala Badan Riset Sumber Daya Manusia, Kelautan dan Perikanan, Sjarief Widjaja melakukan pertemuan dengan Para Peneliti di IMAS – Universitas Tasmania, diantaranya DR.Craig Proctor Peneliti Senior di CSIRO, Direktur IMAS UTAS DR. Terry Bailey. Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi laboratorium perikanan dan budidaya, diantaranya Lobster. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: IMASInstitute for Marine and Antarctic StudiesKementrian KKPKerjasama Indonesia-AustraliaKKP
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.