• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Konflik Minyak dan Krisis Ekonomi Mengancam Stabilitas Kawasan Kurdistan

by Redaksi Asiatoday
August 15, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Konflik Minyak dan Krisis Ekonomi Mengancam Stabilitas Kawasan Kurdistan

Kilang minyak. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Krisis ekonomi kini melanda Wilayah Kurdistan yang diperintah secara otonom di Irak utara. Krisis dipicu oleh ketidaksepakatan antara pemerintah daerah dan pusat mengenai pengelolaan kekayaan minyak.

Wilayah tersebut saat ini mengoperasikan sumur minyak secara independen dalam batas administratifnya, yang mendorong pemerintah pusat untuk memotong anggaran federal dengan tujuan memberikan tekanan pada wilayah tersebut untuk menyerahkan pendapatan minyak.

Menyitat Middleeast, Sabtu (15/8/2020), pada akhir 2019, pemerintahan mantan Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi mencapai kesepakatan dengan daerah untuk menyelesaikan sengketa tersebut.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menteri Perminyakan pemerintahan sebelumnya Thamir Ghadhban membenarkan pada saat kesepakatan dicapai dengan pemerintah Erbil , yang menetapkan bahwa wilayah tersebut menyerahkan 250.000 dari 450.000 barel per hari kepada Perusahaan Pemasaran Minyak milik negara (SOMO), mulai awal tahun 2020, sebagai imbalan atas pemahaman yang memungkinkan bagian daerah ditempatkan dalam anggaran negara.

Namun, dia mengumumkan pada Maret lalu bahwa daerah tersebut belum memenuhi kewajibannya sesuai kesepakatan, dan tidak menyerahkan minyaknya kepada perusahaan tersebut.

Untuk menekan Wilayah Kurdistan, Baghdad memutuskan untuk memotong gaji bulanan karyawan, yang berjumlah 453 miliar dinar Irak (sekitar USD380 juta) per bulan, menyebabkan krisis ekonomi yang mencekik yang menciptakan ketidakpuasan sosial yang meluas.

Aktivis media sosial melancarkan seruan untuk mendemonstrasikan apa yang mereka gambarkan sebagai: “Korupsi, tingkat kemiskinan yang tinggi, default pemerintah, dan pembayaran gaji yang tertunda”.

Ratusan warga menanggapi seruan tersebut, ketika kota Sulaymaniyah, gubernur terbesar kedua di Wilayah Kurdistan Irak, menyaksikan demonstrasi yang meluas di beberapa daerah pada hari Rabu.

Selama protes, para pengunjuk rasa menyerbu markas besar partai politik, meneriakkan slogan-slogan yang menentang penundaan pembayaran gaji dan kondisi hidup yang buruk. Sementara itu, aparat keamanan di ibu kota wilayah itu, Erbil, mencegah para demonstran turun ke jalan.

Beberapa daerah di Provinsi Sulaymaniyah juga menyaksikan protes serupa, termasuk di pusat kota, distrik Halabja, Ranya dan Qal`at Daza.

Sebelum matahari terbenam, para pengunjuk rasa bentrok dengan pasukan keamanan, namun, tidak ada korban luka yang dilaporkan di kedua sisi karena petugas polisi sangat ingin tidak memprovokasi para demonstran untuk menghindari meluasnya kerusuhan. (ATN)

Tags: IrakKurdistan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.