• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

KONFLIK TERITORIAL: China Minta India Tarik Pasukan dari Perbatasan di Himalaya

by Redaksi Asiatoday
September 9, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
20 Prajurit India Tewas Dalam Bentrokan dengan Pasukan China

Bentrokan pasukan India dan China di perbatasan, Himalaya. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Konflik teritorial yang melibatkan militer China dan India di perbatasan terus memanas.

China mengatakan tentaranya terpaksa melakukan “tindakan balasan”, setelah tentara India melintasi perbatasan Himalaya yang disengketakan dan melepaskan tembakan.

Kementerian Pertahanan Beijing menuduh India melakukan “provokasi militer yang parah” setelah tentara India melintasi Garis Kontrol Aktual (LAC) di wilayah perbatasan barat pada Senin. Tentara India juga “melepaskan tembakan untuk mengancam petugas patroli pertahanan perbatasan China”.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

“Pasukan pertahanan perbatasan China terpaksa mengambil tindakan pencegahan yang sesuai untuk menstabilkan situasi medan,” ujar Juru Bicara Komando Teater Barat Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), Zhang Shuili seperti dilansir AFP, Rabu (9/9/2020).

Zhang mengatakan India telah melanggar perjanjian yang dicapai kedua negara. Dia juga memperingatkan tindakan itu dapat “dengan mudah menyebabkan kesalahpahaman”.

Dia meminta India untuk menarik pasukan yang melintasi perbatasan dan menyelidiki petugas yang melepaskan tembakan.

Hubungan kedua negara kian memburuk sejak bentrokan di wilayah Ladakh pada 15 Juni lalu yang menewaskan 20 tentara India. China mengakui terdapat korban jiwa dari pihaknya, namun menolak membeberkan angka.

Sengketa perbatasan antara keduanya membuat India dan China mengirim puluhan ribu tentara ke perbatasan Himalaya yang berada di ketinggian lebih dari 4.000 meter.

Pekan lalu, kedua menteri pertahanan melakukan pertemuan di Moskow, Rusia untuk menyelesaikan pertikaian. Keduanya merilis pernyataan yang menuduh satu sama lain telah mengobarkan pertikaian.

Awal pekan ini, seorang Menteri India mengatakan New Delhi telah menyampaikan kepada China tentang tuduhan penculikan lima warga India yang dilakukan oleh PLA di dekat perbatasan.

Hingga kini belum ada komentar atau konfirmasi atas insiden tersebut dari militer India. (ATN)

Tags: China-India
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.