• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kontroversi 49 TKA China Kian Menajam, Pengawasan Pemerintah Indonesia Dipertanyakan

by Redaksi Asiatoday
March 18, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kontroversi 49 TKA China Kian Menajam, Pengawasan Pemerintah Indonesia Dipertanyakan

Kantor Ombudsman RI. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kontroversi masuknya pendatang baru 49 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Kendari, Sulawesi Tenggara kian menajam.

Lembaga Ombudsman Republik Indonesia mempertanyakan dan mengkritisi lemahnya penjagaan Imigrasi terkait masuknya TKA tersebut ditengah upaya mencegah penyebaran wabah coronavirus (Covid-19).

“Sejumlah 49 warga negara asing asal China datang ke Indonesia melalui Bandara Haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan, untuk bekerja di pusat industri smelter PT Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI). Berkenaan hal tersebut, Ombudsman Republik Indonesia mengindikasikan lemahnya implementasi kebijakan itu,” tegas anggota Ombudsman, Ninik Rahayu, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (18/3/2020).

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Menurut Ninik, kebijakan yang dilanggar adalah kebijakan menghentikan sementara kebijakan bebas visa kunjungan dan visa on arrival bagi semua warga negara China guna mencegah penyebaran wabah virus Corona meluas di Indonesia.

“Jelas bahwa, pemerintah telah melanggar kebijakan itu,” jelasnya.

Ombudsman juga menilai tiap kementerian, baik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) maupun Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM), kurang berkoordinasi karena meloloskan TKA China ini masuk di tengah pandemi global wabah virus Corona.

“Selain itu juga terjadi kurangnya koordinasi instansi-instansi terkait, sehingga informasi yang disampaikan pejabat publik kepada masyarakat tidak sesuai fakta. Hal tersebut menimbulkan keresahan bagi masyarakat,” jelasnya.

Oleh karena itu, Ombudsman meminta Kemenmes-Kemenkum HAM memberikan pengawasan maksimal ke setiap TKA yang datang ke Indonesia, termasuk meminta Kemenkes memperketat pemeriksaan kesehatan di semua pintu masuk Indonesia.

Ada 3 sikap Ombudsman terkait masalah ini;

(1) Kementerian Kesehatan Cq Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit memastikan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), baik di bandara maupun pelabuhan laut, melaksanakan pemeriksaan terhadap setiap pendatang di wilayah kerjanya sesuai SOP.

(2) Kementerian Hukum dan HAM Cq Dirjen Imigrasi dan Kementerian Ketenagakerjaan Cq Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker & K3) melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang berada di Konawe yang diduga menggunakan visa kunjungan untuk bekerja.

(3) Kepada Pejabat Instansi Vertikal dan Daerah agar meningkatkan komunikasi dan koordinasi serta lebih cermat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat berdasarkan data dan fakta yang ada, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan dan keresahan pada publik. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Corona IndonesiaCoronavirusCOVID-19Kawasan Industri Terpadu KonaweOmbudsman RITenaga Kerja AsingTenaga Kerja ChinaVirtu Dragon
No Result
View All Result

Terbaru

  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.