• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

Korea Mitra Masa Depan ASEAN dalam Transisi Energi dan Digitalisasi

by Redaksi Asiatoday
September 7, 2023
in Forum
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Korea Mitra Masa Depan ASEAN dalam Transisi Energi dan Digitalisasi

Suasana saat KTT ke-26 ASEAN-Plus Tiga di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (6/9/2023). MEDIA CENTER KTT ASEAN 2023

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Republik Korea adalah mitra masa depan bagi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), khususnya dalam hal transisi energi dan transformasi digital.

Demikian ditegaskan Presiden Republik Indonesika, Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-24 ASEAN-Republik Korea di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (6/9/2023).

Negara-negara Asia Tenggara, lanjut Presiden Jokowi, belajar banyak bagaimana komitmen Republik Korea dalam mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan mengganti dengan energi terbarukan.

RelatedPosts

Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies

Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access

UNFPA Partners with Guardian Girls Indonesia and the Japan Foundation on SEA-WCD

“Ketergantungan ASEAN terhadap 78 persen sumber energi fosil harus dikurangi,” kata Presiden Jokowi.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga mengingatkan bahwa penerapan transformasi digital harus bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan. Dukungan teknologi yang berkembang pesat dalam beberapa waktu ke depan, dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas masyarakat. Hal tersebut penting dilakukan.

“Di saat yang sama, dalam satu dekade ke depan, ekonomi digital di ASEAN diperkirakan menyumbang US$ 1 triliun GDP kawasan,” ujar Presiden Jokowi.

Meski begitu, dalam mengadopsi transisi energi dan transformasi digital dibutuhkan investasi cukup besar. Banyak transfer teknologi yang harus dilakukan oleh setiap negara ASEAN.

“Sehingga dibutuhkan kolaborasi dan kemitraan untuk mewujudkannya,” kata Presiden Jokowi.

Di sisi lain, Presiden Jokowi pun mengapresiasi dukungan Republik Korea pada ASEAN-Indo-Pacific Forum. Dukungan tersebut menandakan wujud nyata kerja sama inklusif dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik. Dari forum ini, masa depan akan bisa dicapai.

“Bisa dicapai jika stabilitas kawasan dijaga, jika tensi dan rivalitas diturunkan, jika strategic trust dipertebal, dan jika habit of cooperation ditingkatkan,” ujar Presiden Jokowi.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi memimpin seluruh rangkaian pertemuan pada hari kedua KTT ke-43 ASEAN yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC).

Presiden Jokowi juga memimpin KTT ke-26 ASEAN-China yang diikuti oleh para pemimpin negara ASEAN bersama dengan Perdana Menteri China, Li Qiang. Kemudian Presiden Jokowi memimpin KTT ke-26 ASEAN-Jepang bersama dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida.

Setelah itu Presiden Jokowi bersama dengan para pemimpin negara ASEAN mengikuti KTT ke-26 ASEAN Plus Three (APT). Pertemuan yang digelar di Ruang Cendrawasih 3 tersebut dihadiri oleh pemimpin negara China, Republik Korea, dan Jepang.

Presiden Jokowi juga memimpin KTT ASEAN-Kanada yang dihadiri oleh para pemimpin negara ASEAN dan PM Kanada Justin Trudeau dilanjutkan dengan KTT ASEAN-Amerika Serikat.

Pada malam harinya, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana bersama para pemimpin negara dan pendamping akan menghadiri jamuan santap malam dalam rangka KTT ke-43 ASEAN. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: KTT ASEAN
No Result
View All Result

Terbaru

  • Asia Drives Global Aquatic Production to Record High, Powered by Aquaculture Expansion
  • Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance
  • Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty
  • Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering
  • SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.