• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Krakatau International Port (KIP) Dirancang Jadi Hub di Asia Pasifik

by Redaksi Asiatoday
June 14, 2025
in Business
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Krakatau International Port (KIP) Dirancang Jadi Hub di Asia Pasifik

Krakatau International Port (KIP). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Krakatau  International Port (KIP) tengah dirancang menjadi International Hub Port  (Pelabuhan Pusat Internasional) di Asia dan sekaligus biggest dry bulk port di Indonesia.

Pengembangan pelabuhan itu digagas oleh PT Krakatau Bandar Samudera  (KBS).

Menurut Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) Akbar Djohan,
instrumen penting untuk pengembangan logistik suatu negara adalah keberadaan pelabuhan hub internasionalnya (pelabuhan pusat), karena hal tersebut merupakan pusat yang mengontrol arus logistik barang nasional dan internasional.

RelatedPosts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

“Dengan konfigurasi geografis dari negara Indonesia yang merupakan kepulauan dengan banyak penduduk yang hidup pada bagian daerah barat, khususnya bagian Jawa dan sumatera, Indonesia sangat berpeluang untuk mewujudkan International Hub Port khususnya untuk layanan kargo umum atau breakbulk,” ujar dia melalui keterangan tertulisnya, Rabu (19/5/2021).

Dikatakan, meski Indonesia memiliki beberapa Pelabuhan utama, tetapi hanya sedikit Pelabuhan yang telah menjadi hub internasional. Padahal banyak negara di Asia yang memiliki hubungan erat dengan pelabuhan pusat yang ada di negaranya.

“Pelabuhan internasional menggambarkan sebuah peluang untuk kapitalisasi lingkungan dari sumber daya alam yang berlimpah, dan memiliki potensi pasar global di masa yang akan datang,” jelasnya.

Untuk itu KBS terus melakukan pengembangan infrastruktur sampai sumber daya manusia (SDM) untuk mewujudkan Krakatau International Port (KIP) sebagai International Hub Port dan sekaligus biggest dry bulk port di Indonesia.

KIP dikelola oleh PT KBS yang notabenenya adalah anak perusahaan Krakatau Steel itu merupakan pelabuhan curah kering terbesar dan terdalam di Indonesia.

Didukung dengan implementasi teknologi atau Internet of Things (IoT) mutakhir, sehingga telah mampu mengakomodir berbagai jenis kapal mulai dari 10.000 – 200.000 DWT (super capsize vessel).

Fasilitas lainnya yakni, tersedia kompleks gudang terbesar di Asia Tenggara (ASEAN) yang terintegrasi food grade (IWH) dengan tingkat pemakaian yang tinggi.

Berlokasi pada Golden Area of Sunda Strait dan terhubung dengan Jalur 21st Century Maritime Silk akan menjadi hub industry yang paling strategis di Indonesia & Asia Pasifik, Sea Lane of Communication (SLoC), ALKI 1, Krakatau International Port juga dilengkapi fasilitas pelabuhan yang lengkap dan pelayanan logistik yang berintegritas dan terintegrasi.

“Kami juga tentunya sangat mendukung program National Logistic Ecosystem (NLE) yang dicanangkan pemerintah Indonesia untuk mewujudkan layanan logistik yang lebih efektif serta efisien demi percepatan dan pemerataan ekonomi bangsa,” imbuhnya.

Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Sekjen DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menjelaskan, keberadaan pelabuhan hub internasional ini merupakan aset sekaligus peluang nyata bagi pemerintah untuk memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah dan potensi untuk perdagangan global lebih lanjut.

“Positioning ini akan berkontribusi dalam menekan biaya logistik nasional untuk rantai pasok raw material maupun finished products melalui pemanfaatan konektivitas tiga moda transportasi laut dan darat,” papar dia.

Krakatau International Port juga telah melakukan bongkar muat kargo mineral antara lain batubara, klinker, semen, kokas, GBFS, GGBFS, gypsum, bijih besi, slag cement, split stone, dolomite, limestone, manganese ore lump, sand, & silica stone.

Pada tahun 2020, Pelabuhan Internasional Krakatau melayani ekspor kargo mineral dengan komoditas batubara, kokas, bijih besi, GGBFS (Ground Granulated Blast Furnace Slag), ke lima negara yakni Tiongkok, India, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Vietnam.

“KIP juga telah melakukan 20 jalur jalur domestik untuk pengiriman kargo mineral di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, pada bulan Maret lalu KIP telah melakukan bongkar muat grain & meals mencapai 137 persen dari target rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP),” tandasnya. (AT Network)

Tags: Asia PortKrakatau International PortKrakatu SteelPelabuhan Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.