• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Krisis Chip Semikonduktor, Ekspor Mobil Korsel Anjlok 7,7 Persen

by Redaksi Asiatoday
April 18, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ekspor Korea Selatan Rontok Hingga 23 Persen

Pelabuhan Kota Bussan, Korea Selatan. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Krisis chip semikonduktor dan adanya gangguan pasokan suku cadang mobil di China akibat pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap ekspor mobil Korea Selatan (Korsel).

Pasalnya, sepanjang ekspor mobil Korsel anjlok 7,7 persen.

Dilansir dari Yonhap, pengiriman mobil keluar Korsel mencapai 179.630 unit bulan lalu, dibandingkan dengan 194.562 unit tahun sebelumnya, menurut data dari Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi negara itu.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Dalam hal nilai, ekspor mobil turun 9,7 persen dalam setahun menjadi USD3,97 miliar pada bulan lalu. Ini menjadi pertama kali sejak Oktober tahun lalu ekspor mobil mengalami penurunan secara tahunan.

Menurut Kementerian penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan total produksi kendaraan karena ketatnya pasokan global chip otomotif dan tertundanya distribusi suku cadang mobil lain di China di tengah situasi virus yang memburuk.

Produksi mobil dalam negeri turun 9,5 persen dalam setahun menjadi 302.161 unit bulan lalu.

Penghentian pengiriman kendaraan ke Rusia karena krisis Ukraina juga mempengaruhi ekspor. Sekitar 4,5 persen dari total ekspor mobil Korea Selatan dikirim ke Rusia pada tahun 2021.

Meskipun penurunan secara keseluruhan, pengiriman ke luar negeri kendaraan ramah lingkungan melonjak 45,5 persen menjadi 41.320 unit pada bulan Maret.

Dalam hal nilai, penjualan mobil hijau melonjak 43,1 persen menjadi USD1,17 miliar. Ekspor suku cadang mobil juga naik tipis 0,03 persen tahun ini menjadi USD2,18 miliar bulan lalu meskipun kekurangan chip otomotif.

Di dalam negeri, penjualan kendaraan turun 19,1 persen dari tahun sebelumnya menjadi 138.647 unit di bulan Maret.

Berdasarkan data yang ada, penjualan mobil domestik di Korea Selatan juga mengalami penurunan 21 persen dalam setahun menjadi 111.065 unit, dan mobil impor turun 10,5 persen menjadi 27.582 unit, menandai penurunan tujuh bulan berturut-turut dalam setahun. (ATN)

Tags: Industri OtomotifKorea Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.