• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Lewat Gapura Digital, Google Indonesia Perkuat UMKM Kuasai Teknologi

by Redaksi Asiatoday
September 30, 2019
in Business
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Lewat Gapura Digital, Google Indonesia Perkuat UMKM Kuasai Teknologi

ASIATODAY.ID, MATARAM – Google Indonesia mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia agar memaksimalkan pasar digital. Upaya itu dilakukan melalui pelatihan.

Yang terbaru, Google memberi pelatihan bagi UMKM di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (30/9/2019). Melalui program Gerakan Pelatihan Usaha Rakyat (Gapura) Digital, Google memberi pelatihan gratis agar pelaku UMKM bisa memaksimalkan potensi pemasaraan produk melalui digital atau dunia maya.

Head of Corporate Communications, Google Indonesia, Jason Tedjasukmana, menyebutkan jumlah pelaku UMKM di NTB yang sudah mengikuti program Gapura Digital sejak Februari 2019, mencapai 2.500 orang. Jumlah tersebut akan terus bertambah karena program masih terus berjalan dan peminatnya relatif banyak.

RelatedPosts

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

“Kami terus memberikan kesempatan kepada UMKM NTB untuk bergabung. Tidak ada batasan dan kriteria. Semua boleh ikut, tinggal mendaftar melalui https://gapuradigital.withgoogle.com. Tidak ada biaya apa pun,” ujarnya, dikutip antara Senin (30/9/2019).

Pada Sabtu (29/9), Google Indonesia mengadakan kelas “WomenWill” dan pelatihan Gapura Digital yang diikuti sebanyak 80 pelaku UMKM dari kalangan kaum perempuan di NTB.

Jason menjelaskan tujuan program Gapura Digital tersebut untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku UMKM tentang manfaat memasarkan produk secara digital.

Menurut dia, UMKM sangat penting buat perekonomian Indonesia. Ada lebih dari 56 juta UMKM, namun banyak belum merasa percaya diri dengan teknologi. Oleh sebab itu, Google sebagai perusahaan teknologi berpengalaman dan memiliki sumber daya manusia ingin membantu agar pelaku usaha tidak ketinggalan teknologi.

“Ada banyak yang bisa kami bantu. Kami menggelar program Gapura Digital tersebut pertama kali di Indonesia. Dan sesuai dengan karakter dan budaya orang Indonesia yang suka belajar bersama dalam satu kelompok. itu penting sekali karena masa depan memang digital di mana-mana,” paparnya.

Secara keseluruhan, kata dia, jumlah pelaku UMKM yang sudah ikut program Gapura Digital lebih dari satu juta orang sejak program tersebut dimulai di Indonesia pada 2016. Seluruhnya tersebar di kota-kota besar di Indonesia, seperti Medan, Palembang, Bandung, Yogyakarta, Solo, Malang, Surabaya, Semarang, Makassar, Denpasar, dan Kota Mataram.

Jason menambahkan hasil evaluasi yang dilakukan terhadap para UMKM yang sudah mengikuti pelatihan, yakni rata-rata percaya diri mereka menjadi meningkat, khususnya kaum perempuan untuk berani meningkatkan kinerja usahanya secara digital.

“Dari segi kepercayaan diri, misalnya peserta ‘womenwill class’, sebesar 98 persen lebih percaya diri setelah ikut kursus, dan pelanggan bisnis, artinya orang yang mengunjugi website, datang ke toko atau menelpon sudah meningkat,” jelas Jason.

Salah satu pelaku UMKM di Pulau Lombok yang merasakan manfaat setelah ikut pelatihan Google Indonesia melalui program Gapura Digital, adalah Laely, pemilik rumah penginapan Rinjani Garden, di Sembalun yang terletak di kaki Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur.

Laely memutuskan untuk melakukan perombakan di manajemen untuk membangkitkan usahanya yang sempat terpuruk akibat rentetan gempa bumi pada 29 Juli dan sepanjang Agustus 2018.

Laely juga memutuskan untuk menggunakan Google Bisnisku dengan memanfaatkan fitur-fitur Google Bisnisku. Usahanya tersebut membuahkan hasil, di mana banyak konsumen baru yang datang ke tempatnya.

“Ada peningkatan omzet sebesar 40 persen. Beberapa pelanggan yang saya temui berkata bahwa lokasi Rinjani Garden diketahui melalui penelusuran Google,” ujarnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Gapura DigitalGoog Corporate GovernanceUMKM indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.