• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Listrik Diputus Rusia, Finlandia Terancam Gelap Gulita

by Redaksi Asiatoday
May 15, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Listrik Diputus Rusia, Finlandia Terancam Gelap Gulita

Kota Helsinki, Finlandia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Finlandia terancam gelap gulita setelah aliran listriknya dari Rusia diputus.

Rusia memang tidak secara gamblang mengatakan bahwa pemutusan suplai listrik itu karena rencana Finlandia yang ingin bergabung dengan NATO.

Rao Nordic, perusahaan energi Rusia yang memasok listrik ke Finlandia, hanya mengatakan bahwa pemutusan itu terkait dengan pembayaran belaka.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

“Ini situasi yang luar biasa dan terjadi untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua puluh tahun sejarah perdagangan kami,” tulis Rao Nordic, dikutip dari BBC, Minggu (15/5/2022).

Rao Nordic mengaku belum mendapatkan pembayaran untuk pengiriman sebelumnya. Kabarnya pemutusan aliran listrik dilakukan pada Sabtu kemarin (14/5/2022).

Baik Rao Nordic maupun Fingrid, operator jaringan di Finlandia, tidak menjelaskan apa yang melatarbelakangi kesulitan pembayaran tersebut.

Namun pada Kamis lalu Rusia mengancam akan mengambil “langkah pembalasan” setelah Finlandia mengatakan pihaknya berencana untuk bergabung dengan NATO.

Finlandia berbagi perbatasan sepanjang 1.300 km (810 mil) dengan Rusia, dan sebelumnya menjauh dari NATO untuk menghindari permusuhan dengan tetangga timurnya.

Namun, sejak operasi militer Rusia ke Ukraina, ada lonjakan dukungan publik untuk keanggotaan NATO.

Langkah Rusia itu akan menambah panjang pemutusan pasokan energi ke negara-negara yang dianggap memusuhinya atau tak sejalan dengan kebijakannya terkait pembayaran energi.

Bulan lalu Rusia memotong pasokan gas ke Bulgaria dan Polandia setelah mereka menolak untuk memenuhi permintaan untuk membayar dalam rubel. (ATN)

Tags: FinlandiaRusia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.