• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 27, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Malaysia Kaji Kembali Penerapan Lockdown

by Redaksi Asiatoday
July 26, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kasus Menurun, Malaysia Hentikan Siaran Harian Covid-19

Negeri Malaysia. Ist

ASIATODAY.ID, KUALA LUMPUR – Pemerintah Malaysia tengah mengkaji penerapan kembali kebijakan penguncian wilayah (lockdown) jika angka kasus harian Covid-19 di seantero negeri berada di atas angka 100.

Saat ini, Malaysia sedang memasuki fase pemulihan usai sempat menerapkan lockdown berskala nasional.

Di tengah fase pemulihan ini, Pemerintah Malaysia mengizinkan beroperasinya kembali sebagian besar tempat usaha, dengan catatan mereka semua harus mengikuti protokol kesehatan ketat.

RelatedPosts

Middle East Conflict Rocks Asia as Bangladesh Faces Mounting Food Security Threat

Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow

Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response

Salah satu protokol kesehatan yang diwajibkan adalah pemeriksaan suhu tubuh saat memasuki perkantoran, pusat perbelanjaan, dan pertokoan.

Wacana penerapan kembali lockdown diungkapkan usai angka kasus harian covid-19 di Malaysia kembali melonjak dalam sepekan terakhir.

“Jika angka kasus Covid-19 mencapai tiga digit, maka kami tidak memiliki pilihan lain selain menerapkan kembali MCO,” kata Menteri Senior Bidang Keamanan Ismail Sabri Yakoob kepada awak media di Kelantan, dilansir dari Bernama, Minggu (26/7/2020).

MCO merujuk pada Movement Control Order atau Perintah Kawalan Pergerakan.

Total 23 kasus baru covid-19 muncul di Malaysia pada Sabtu 25 Juli. Angkanya hanya mencapai 21 pada Jumat lalu, sembilan pada Kamis, dan 16 Rabu.

Awal Juli lalu, Kementerian Kesehatan Malaysia mendeklarasikan bahwa Negeri Jiran mencatat nol kasus lokal Covid-19 untuk kali pertama sejak Maret. Kala itu, Malaysia hanya mencatat satu kasus impor Covid-19.

“Saya mengerti bahwa jika MCO diberlakukan kembali, maka semua menyulitkan banyak pihak, termasuk mereka yang ingin kemba,i bekerja. Tapi kebijakan ini harus diambil,” terang Ismail.

Menurut data di situs Malaysiakini, terakhir kalinya Malaysia mencatat kasus harian covid-19 di atas 100 adalah pada 4 Juni.

Berdasarkan data Johns Hopkins University pada Minggu ini, total infeksi covid-19 di Malaysia berada di angka 8.884 dengan 123 kematian dan 8.594 pasien sembuh. (ATN)

Tags: Corona AsiaCoronavirusCOVID-19Malaysia
No Result
View All Result

Terbaru

  • U.S. Backs Indonesia’s ESG Mining Drive as Global Demand for Critical Minerals Surges
  • Bank Jakarta Wins Three Awards at the 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
  • Middle East Conflict Rocks Asia as Bangladesh Faces Mounting Food Security Threat
  • World Bank Backs Cambodia’s Green Industry Drive with $115 Million Energy Investment
  • Indonesia Uses Nickel Dominance to Court South Korean Investment in Global EV Supply Chain
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.