• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 27, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Malaysia Memasuki Fase Recovery Covid-19

by Redaksi Asiatoday
June 8, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Malaysia Memasuki Fase Recovery Covid-19

Kuala Lumpur City, Malaysia. Special

ASIATODAY.ID, KUALA LUMPUR – Perintah Kawalan Pergerakan Bersyarat atau PKPB terkait pandemi coronavirus (covid-19) di Malaysia akan mulai memasuki “fase pemulihan” pada 10 Juni mendatang.

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yasin mengatakan, fase terbaru itu nantinya akan berlangsung hingga 31 Agustus.

PKP yang kemudian dilanjutkan PKPB pertama kali diterapkan di Malaysia pada 18 Maret. PKPB, yang telah diperpanjang selama empat kali, dijadwalkan berakhir pada 9 Juni mendatang.

RelatedPosts

Hormuz Holds Its Breath: Indonesia’s Pertamina Safely Steers Energy Tanker Through Middle East Flashpoint

Bhutan Bets $13 Million on Climate-Resilient Cities

Middle East Conflict Rocks Asia as Bangladesh Faces Mounting Food Security Threat

Berdasarkan keterangan tertulis yang juga disampaikan dalam pidato di televisi, PM Muhyiddin mengatakan bahwa fase pemulihan ini adalah bagian dari “strategi keluar” PKPB. Fase pemulihan dapat diterapkan karena tren penurunan kasus dan kematian akibat covid-19 di Malaysia terus berlanjut.

“Malaysia telah berhasil mengendalikan penyebaran pandemi (covid-19), dan kini akan memasuki fase pemulihan,” kata PM Muhyiddin, Minggu (7/6/2020).

Di bawah Perintah Kawalan Pergerakan Pemulihan atau PKPP, “hampir semua” aktivitas sosial, pendidikan, keagamaan, dan bisnis di Malaysia akan kembali dibuka. Namun semua aktivitas itu akan berjalan dengan standar operasi baru sesuai situasi di lapangan.

Perjalanan antar wilayah di Malaysia juga akan diizinkan kembali, kecuali untuk beberapa daerah tertentu yang masih dianggap rawan. Sementara perbatasan negara masih akan ditutup untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

PKP awalnya diterapkan karena jumlah kasus harian covid-19 di Malaysia sempat mencapai tiga digit. Di bawah PKP, penerbangan domestik dan internasional dilarang, dan warga diminta tetap berada di dalam rumah untuk memutus mata rantai covid-19.

Setelah roda perekonomian hampir terhenti selama enam pekan, Malaysia beralih dari PKP ke PKPB pada 4 Mei. Di bawah PKPB, hampir semua sektor ekonomi kembali dibuka.

Karena jumlah kasus terus menurun, Malaysia terus melonggarkan sejumlah pembatasan. Berbagai tempat usaha, seperti penitipan anak, salon, pasar tradisional dan pasar malam di Malaysia telah mendapat lampu hijau untuk dibuka kembali. (ATN)

Tags: Corona AsiaCoronavirusCOVID-19Malaysia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Unveils Global Green Finance Push as Climate Investment Targets Tropical Forests
  • Hormuz Holds Its Breath: Indonesia’s Pertamina Safely Steers Energy Tanker Through Middle East Flashpoint
  • Bhutan Bets $13 Million on Climate-Resilient Cities
  • U.S. Backs Indonesia’s ESG Mining Drive as Global Demand for Critical Minerals Surges
  • Bank Jakarta Wins Three Awards at the 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.