• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Melalui IA-CEPA, Australia Diharapkan Lebih Agresif Investasi di Indonesia 

by Redaksi Asiatoday
February 10, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Melalui IA-CEPA, Australia Diharapkan Lebih Agresif Investasi di Indonesia  

ASIATODAY.ID, CANBERRA – Ratifikasi Perjanjian Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) telah selesai dilaksanakan dan diharapkan dapat membangkitkan minat investasi daripada Australia.

”Jadi tentu nanti terkait dengan IA-CEPA ini kita ketahui bahwa selama ini investasi dari Australia ini jumlahnya tidak masuk dalam 5 besar. Jadi range-nya antara 400-700 juta US,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan kepada pers di Hyatt Hotel Canberra – A Park Hyatt Hotel, Canberra, Sabtu (8/2/2020) sebagaimana keterangan tertulis setkab.

Menurut Menko Perekonomian, kalau melihat lebih dalam kemitraan antara Indonesia dengan Australia selama ini, sebenarnya yang diuntungkan thread valasnya justru ke pihak Australia.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

”Tentu diharapkan dengan adanya IA-CEPA ini walaupun bea masuknya akan diturunkan rata-rata dari 5 persen menjadi 0 persen, yang akan bisa didorong adalah investasi disektor tekstil dan otomotif,” papar Airlangga.

Otomotif sebagaimana diketahui, lanjut Airlangga, Australia mempunyai demand sebesar 1,1 juta US Dolar dan produk-produk kendaraan komersial seperti truk ataupun SUV sangat diminati.

”Nah sekarang Indonesia ini sendiri mempunyai kapasitas, tinggal kita bicara dengan produsen-produsen yang di Indonesia sedang di dalam proses supaya bagaimana kita bisa mempercepat tidak hanya yang tercantum di dalam IA-CEPA kan, lebih utamanya kepada hybrid dan electric vehicle,” sambung Menko Perekonomian.

Di Indonesia sendiri, lanjut Airlangga, hybrid dan electric vehicle baru akan mulai produksi kira-kara tahun 2021. Ia menambahkan bahwa sebelum itu pemerintah akan mendorong supaya yang combustion engine juga masuk karena itu juga masih diminati di Australia.

Senada dengan Menko Perekonomian, Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto juga menyampaikan bahwa dengan telah selesainya ratifikasi IA-CEPA mungkin akan meningkatkan akses pasar RI ke Australia.

”Diharapkan dengan meningkatnya akses pasar otomatis kita mengurai defisit juga, plus juga nanti ekspor kita akan tambah,” ujar Agus.

Selain itu juga, menurut Mendag, ada kemudahan-kemudahan lain terutama tadi dikatakan Menko mengenai tarif.

”Jadi produk-produk kita bisa lebih kompetitif,” tandas Mendag. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: IA-CEPAKerjasama Indonesia-Australia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.