ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menggelar upacara kehormatan menyambut Menteri Pertahanan baru Prabowo Subianto, Kamis (24/10/2019).
Upacara kemudian dilanjutkan dengan serah terima jabatan Menhan dari Ryamizard Ryacudu ke Prabowo.
Acara diawali dengan upacara militer di halaman Kantor Kemenhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat.
Prabowo tiba di Kemenhan sekitar pukul 14.46 WIB dengan mengenakan jas hitam berpadu kemeja putih di dalam. Ketua Umum Partai Gerindra itu langsung disambut oleh Sekretaris Jenderal Kemenhan Laksdya Agus Setiadji.
Prabowo menaiki podium dan peserta upacara memberikan hormat kepada mantan Danjen Kopassus itu diiringi suara marching band.
Usai mendapat laporan dari komandan upacara, Prabowo kemudian berjalan di atas karpet merah mengecek pasukan.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan prosesi serah terima jabatan Menhan dari Ryamizard Ryacudu ke Prabowo dan penekenan berita acara. Ryamizard dan Prabowo yang sama-sama jenderal purnawirawan dan seangkatan saat ikut pendidikan militer melakukan salam komando.
Sertijab Ryamizard ke Prabowo ikut disaksikan oleh Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad serta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Siwi Sukma Adji dan serta Kepala Staf TNI Angkatan Udara ( KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna juga hadir.
Pilihan Tepat
Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto menyatakan, sosok mantan Danjen Kopassus itu sangat tepat diangkat menjadi menteri pertahanan, dikarenakan berlatar belakang militer.
“Passion Prabowo memang militer, jadi Menhan sosok yang sangat pas. Lewat komando Prabowo, kita berharap pertahanan Indonesia kian disegani dunia,” ujarnya.
Menurutnya, Prabowo adalah sosok prajurit sejati dengan tujuan akhirnya menjadi paripurna dengan bintang 4, saat ini pria kelahiran Jakarta 17 Oktober 1951 itu bintang 3 saat selesai di dunia TNI.
“Dengan posisi Menhan maka otomatis bintangnya nambah, karena Menhan membawahi panglima, Kasad, Kasal, dan Kasau,” jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, dirinya tidak akan menjelaskan kerja Menhan di tangan Prabowo, karena lebih paham Prabowo apa yang harus dikerjakan.
“Saya kira tugas beliau saya tidak usah menyampaikan, beliau lebih tahu daripada saya,” sebut Jokowi, saat memperkenalkan Kabinet Indonesia Maju kepada media. (AT Network)
,’;\;\’\’
