• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Mengapa Jokowi Andalkan Prabowo Jadi Komando Lumbung Pangan Nasional?

by Redaksi Asiatoday
July 16, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mengapa Jokowi Andalkan Prabowo Jadi Komando Lumbung Pangan Nasional?

Jokowi dan Prabowo Subianto. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Usai Presiden Jokowi menunjuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai komandan Lumbung Pangan Indonesia, suara-suara protes menggema di berbagai forum. Ada yang kecewa namun ada pula yang mendukung.

Namun Presiden Jokowi punya alasan mendasar sehingga memberikan mandat itu kepada Menteri Pertahanan bukan kepada menteri lainnya.

Menurut Presiden Jokowi, bidang pertahanan tidak hanya terbatas pada urusan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

RelatedPosts

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package

“Yang namanya pertahanan itu bukan hanya urusan alutsista, tetapi juga ketahanan di bidang pangan menjadi salah satu bagian dari itu. Dan ini sudah disampaikan Menhan dengan hitung-hitungan cost berapa, anggaran berapa, dalam membangun food estate yang ada di Kapuas dan Pulang Pisau,” kata Presiden, dalam keterangan yang dimonitotor Kamis (16/7/2020).

Presiden menjelaskan bahwa pengembangan lumbung pangan nasional tersebut merupakan langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan krisis pangan dunia.

Hal tersebut berangkat dari peringatan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) yang menyebut akan adanya ancaman krisis pangan dunia akibat pandemi Covid-19.

“Food estate itu berangkat dari peringatan FAO bahwa akan ada krisis pangan dunia. Sehingga perlu kita antisipasi cepat dengan membuat cadangan pangan strategis,” ujarnya.

Dengan dibangunnya lumbung pangan tersebut, Presiden berharap Indonesia akan memiliki cadangan pangan strategis nasional.

“Sehingga nanti kalau misalnya kekurangan beras ya tanam padi. Kalau kekurangan jagung ya tanam jagung,” jelasnya.

Nantinya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo akan turut membantu Menteri Pertahanan dalam menggarap lumbung pangan nasional tersebut. “Nanti urusan pertanian yang lain, pangan yang lain ya tetap Mentan,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Food EstateLumbung Pangan IndonesiaMenhan PrabowoPresiden Jokowi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.