• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Mengecewakan, Rencana KCI Impor Kereta Bekas dari Jepang

by Redaksi Asiatoday
March 6, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mengecewakan, Rencana KCI Impor Kereta Bekas dari Jepang

Armada kereta rel listrik (KRL) PT Kereta Commuterline Indonesia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap rencana PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI) mengimpor gerbong kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang.

Menurutnya, rencana itu terlalu mendadak sehingga industri dalam negeri tidak siap untuk memenuhi kebutuhan PT KCI.

“Letak masalahnya pada perencanaannya. Kalau saya buka berapa yang sudah mereka impor selama ini, kan kami agak kecewa juga. Jadi kalau dalam 5 tahun mereka sampaikan pada kami butuh sekian gerbong, itu akan kami kawal industrinya untuk siap,” katanya, Senin (6/3/2023).

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

“Sehingga jangan ujuk-ujuk terus kami diminta izin untuk impor barang bekas, terus kami nanti yang disalahkan, jangan begitu,” imbuhnya.

Menteri Agus pun memberikan catatan kepada PT KCI agar ke depan dalam melakukan perencanaan pengadaan gerbong kereta harus terstruktur dan sistematis untuk jangka menengah dan panjang. Hal ini agar industri dalam negeri bisa menyiapkan kebutuhan tersebut.

Terkait izin impor KRL yang diajukan PT KCI, Agus menegaskan bahwa pemerintah lebih memprioritaskan opsi retrofit, yakni penambahan teknologi atau fitur baru pada sistem lama. Sementara itu, impor masih menjadi opsi terakhir.

“Kami tentu akan mendahulukan dan memprioritaskan opsi retrofit, kalau bahasa yang lain mengatakan refurbish, karena itu ada penyerapan tenaga kerja. Jadi kalau benar ada kebutuhan kereta api untuk melengkapi pelayanan transportasi publik berdasarkan audit, maka akan kami prioritaskan retrofit. Bukan impor sekali lagi,” tegas Agus.

Untuk diketahui, PT KCI berencana untuk mengimpor gerbong KRL bekas dari Jepang dalam rangka peremajaan armada. PT KCI beralasan impor tersebut diperlukan untuk menggantikan rangkaian KRL yang akan dipensiunkan.

Adapun, total rangkaian KRL Jabodetabek yang akan dipensiunkan berjumlah 29 rangkaian kereta. Secara terperinci, 10 train set akan dipensiunkan pada 2023 dan 19 lainnya menyusul pada 2024.

Namun, rencana impor KRL dari Jepang tersebut masih belum direstui oleh Kementerian Perindustrian karena terkait kebijakan Program Peningkatan Pengguna Produk Dalam Negeri (P3DN). Padahal, PT KCI telah mendapat izin teknis dari Kementerian Perhubungan. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Impor KeretaKRL
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.