• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Menhub : Bandara di Kalbar Paling Terdampak Kabut Asap

by Redaksi Asiatoday
September 17, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Bencana Kabut Asap Hambat Penerbangan di Indonesia

Kabut asap menyelimuti Bandara Internasional Riau, Pekanbaru. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menimbulkan dampak luas, termasuk aktivitas penerbangan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan keprihatinannya atas bencana ini, khususnya yang terjadi di wilayah Sumatera dan Kalimantan yang mengakibatkan terganggunya aktivitas penerbangan di beberapa bandara.

Menurut Menhub, bandara yang paling terdampak akibat karhutla ada di wilayah Kalimantan Barat seperti Pontianak, Ketapang dan Sambas.

RelatedPosts

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

Indonesia Seeks Global Investment to Transform National Park Conservation

The Hidden Cost of Indonesia’s Nickel Boom: Deaths, Pollution, and Rights Violations

“Keadaan penerbangan di Riau sudah mulai menurun, kita memang perlu melakukan suatu koordinasi. Selama ini kita tidak melakukan pelarangan untuk melakukan penerbangan ke sana,” terangnya di Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Budi Karya menyatakan, pihaknya meminta stakeholder terkait untuk bekerja secara detail agar tidak menimbulkan suatu masalah dalam penerbangan seperti peningkatan safety dan memastikan visibility dalam penerbangan.

Selain itu, Menhub mengimbau pilot tidak mendarat di bandara yang memiliki jarak pandang minimal pada jam-jam tertentu sambil menunggu normalnya jarak pandang pada penerbagnan.

Terkait keterlambatan penerbangan, Menhub mengatakan belum menghitung total kerugian yang diderita sektor penerbangan. Menurutnya, penerbangan yang dibatalkan sektiar 30 persen serta delay lebih banyak lagi, lebih dari 50 persen.

“Kerugian pasti ada namun ini kan force majeur yang dialami semua pihak, ganti rugi pastinya tidak ada karena focer majeur tetapi nantinya maskapai memberikan sejumlah ganti rugi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tandasnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Bencana Kabut AsapDarurat AsapKabut Asap
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.