• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Menlu AS Anthony Blinken Sebut China Pemicu Instabilitas di Asia

by Redaksi Asiatoday
March 18, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Menlu AS Anthony Blinken Sebut China Pemicu Instabilitas di Asia

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken kembali memanaskan konfrontasi dengan China.

Blinken mengatakan pada Rabu (17/3) bahwa China memicu instabilitas di Asia dengan bertindak agresif dan represif di Laut China Timur dan Selatan. Di wilayah itu, China memiliki perselisihan teritorial dengan Jepang dan negara-negara Asia lainnya.

Berbicara kepada wartawan Jepang di meja bundar di Tokyo, Blinken mengatakan Beijing “meningkatkan ketegangan bukan menguranginya” di Laut China Timur dan Selatan dengan aksi maritim dan sikapnya di Taiwan.

RelatedPosts

Indonesia Freezes Coal Exports to Safeguard Power Supply as Global Energy Risks Mount

Chinese-Backed Nickel Smelter GNI Enters Court-Supervised Debt Restructuring in Indonesia

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

Blinken mengunjungi Jepang dan Korea Selatan bersama dengan Menteri Pertahanan Lloyd Austin dalam upaya memperkuat aliansi Washington di Asia. Kunjungan Blinken merupakan perjalanan luar negeri pertama oleh anggota tingkat atas pemerintahan Presiden Joe Biden.

Klaim teritorial China yang luas di Laut China Timur dan Selatan telah menjadi masalah prioritas dalam hubungan China-AS yang semakin sulit dan merupakan masalah keamanan penting bagi Jepang.

Blinken mengatakan Beijing “bertindak lebih represif di dalam negeri dan lebih agresif di luar negeri, termasuk di Laut China Timur, termasuk yang berkaitan dengan Senkaku, serta laut China Selatan dan juga sehubungan dengan Taiwan”.

Senkaki, juga disebut sebagai Diaoyu di China adalah pulau kecil di Laut China Timur yang dikendalikan oleh Jepang tetapi diklaim oleh Beijing.

“Jepang memiliki kepentingan nyata dalam apa yang terjadi dengan Taiwan dan selat Taiwan dan kami menghabiskan beberapa waktu untuk membandingkan catatan tentang itu,” kata Blinken saat menjelaskan pembicaraan hari Selasa dengan para pejabat Jepang. (ATN)

Tags: Indo PasifikLaut China SelatanLaut China Timur
No Result
View All Result

Terbaru

  • Sri Lanka Secures US$57.4 Million to Expand Rooftop Solar and Modernize Power Grid
  • Indonesia Freezes Coal Exports to Safeguard Power Supply as Global Energy Risks Mount
  • Global Investors Double Down on Indonesia’s Nickel Boom With $169 Million HPAL Deal
  • Vietnam Overtakes Thailand? Southeast Asia’s Tourism Powerhouse Is Shifting
  • ASEAN, Australia Deepen Strategic Partnership with High-Level Dialogue on Indo-Pacific Future
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.