• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Menlu RI dan China Bahas Masalah Pengantin Pesanan

by Redaksi Asiatoday
July 31, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Menlu RI dan China Bahas Masalah Pengantin Pesanan

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi. Doc

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Indonesia Retno LP Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi. Salah satunya membahas tentang upaya bersama kedua negara untuk menyelesaikan permasalahan pengantin pesanan (mail-order brides).

Dalam pertemuan bilateral di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN dan Mitra Wicara ASEAN di Bangkok, Thailand, Selasa (30/7/2019), Menlu Retno menekankan pentingnya isu tersebut dapat segera ditangani dan pencegahan dapat dilakukan sehingga tidak ada korban baru.

Menlu Retno juga menyampaikan telah memanggil Duta Besar China di Jakarta. Selain itu Dubes RI di Beijing juga telah bertemu dengan Dirjen Konsuler Kemlu China guna menyampaikan isu yang sama.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Kepada Menlu Wang Yi, Menlu Retno menyampaikan bahwa dirinya baru-baru ini bertemu dengan delapan orang korban perdagangan orang di Pontianak, Kalimantan Barat.

“Para korban menyampaikan bahwa mereka direkrut oleh agen yang memberikan informasi palsu. Sebagian dari mereka mengalami kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual, serta tidak diberikan makanan yang mencukupi,” kata Menlu Retno kepada Menlu Wang Yi, seperti dikutip dari keterangan tertulis Kemlu RI, Rabu, (31/7/2019).

Sebagai upaya penyelesaian, Menlu Retno mengusulkan tiga hal, yakni pertama, agar 18 korban yang sudah berada di KBRI Beijing dapat segera difasilitasi pemulangannya.

Kedua, agar pemrosesan dokumen legalisasi pernikahan campuran di Kedubes China dan juga di China dapat dilakukan dengan pemeriksaan yang lebih teliti. Menlu Retno juga telah meminta otoritas di Indonesia untuk melakukan proses yang sama.

Ketiga, Menlu Retno mengharapkan kerja sama untuk pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Dalam pertemuan bilateral di Bangkok itu, Retno menyampaikan beberapa tersangka sudah ditangkap di Indonesia dan perlu kerja sama pemerintah China untuk melakukan penegakan hukum guna menangkap para agen yang beroperasi di China.

Selain isu TPPO berkedok pengantin pesanan, menlu RI dan China juga membahas beberapa isu lain, yakni kerja sama Indo-Pasifik dan situasi Laut China Selatan.

Mengenai Indo-Pasifik, Retno menekankan Outlook ASEAN mengenai Indo-Pasifik merupakan cara pandang ASEAN bagi terus terciptanya perdamaian dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik.

Wawasan tersebut menekankan pada sentralitas ASEAN, mengarusutamakan dialog dan kerja sama, serta meningkatkan kerja sama dengan menggunakan mekanisme yang dimotori ASEAN (ASEAN-led mechanism).

Mengenai Laut China Selatan, Indonesia kembali menekankan bahwa merupakan kepentingan bagi semua pihak untuk menjaga Laut China Selatan sebagai kawasan yang damai dan stabil.

Untuk itu, diperlukan rasa saling percaya di antara semua negara. Kepercayaan itu hanya dapat tercipta jika semua pihak patuh pada hukum internasional, termasuk UNCLOS 1982. (Lis)

,’;\;\’\’
Tags: Mail Order BridesMenlu Retno MarsudiPengantin Pesanan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.