• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Menyusuri Eksotisme Alam di Kawasan Danau Toba

by Redaksi Asiatoday
January 2, 2021
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gelontorkan Rp1,6 Triliun, Kemenpar Optimis Danau Toba Dikunjungi 1 Juta Wisatawan

Sebuah kota kecil di tepi Danau Toba. Foto : Kemenpar

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Danau Toba adalah sebuah keajaiban alam dunia yang sangat menakjubkan. Danau kawah ini begitu besar dan di tengah danau ini ada sebuah pulau yang ukurannya hampir sebesar Singapura.

Dengan luas lebih dari 1.145 kilometer persegi, dan kedalaman 450 meter, Danau Toba sebenarnya lebih mirip lautan. Ini adalah danau terbesar di Asia Tenggara dan salah satu danau terdalam di dunia.

Menyusuri Eksotisme Alam di Kawasan Danau Toba 1
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, saat menyaksikan eksotisme alam di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara. Ist

Diakhir Desember 2020, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, untuk pertama kalinya berkesempatan menyusuri eksotisme alam di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

“Kunjungan perdana saya ke salah satu dari 5 destinasi prioritas yaitu Danau Toba khususnya ke Geosite Hutaginjang. Kita terus bergerak cepat, gerak bersama dan gaspol demi menggairahkan kembali pariwisata di destinasi-destinasi super prioritas,” tulis Sandiaga Uno, akhir Desember 2020, yang dimonitotor Sabtu (2/1/2021).

Kedatangan Sandi di kawasan Danau Toba itu disambut dengan cuaca yang cerah. Ia berharap hal itu jadi petanda bahwa pariwisata Danau Toba bisa segera bangkit dan membuka kembali peluang lapangan kerja untuk usaha-usaha mikro dan kecil di sekitar tempat wisatanya.

Berdasarkan foto yang diunggah, Sandiaga tampak menyelimuti tubuhnya dengan ulos. Dari kejauhan tampak Danau Toba yang indah dengan airnya yang biru.

Sandiaga juga sempat berdialog dengan pelaku UMKM yang ada di sekitar Danau Toba. Mereka mengeluhkan kurangnya penghasilan akibat jarangnya wisatawan yang hadir selama pandemi Covid-19.

“Inilah pentingnya penguatan penerapan protokol K4 (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan keberlanjutan Lingkungan) di setiap destinasi wisata, agar kepercayaan masyarakat untuk berwisata meningkat,” ujar Sandi.

Geosite Huta Ginjang berada di tepian Danau Toba. Huta bermakna kampung atau desa, sedangkan Ginjang berarti bukit atau tinggi.

Dari ketinggian, orang dapat menikmati keindahan panorama Danau Toba. Tak kalah menarik, dari atas pengunjung juga bisa melihat Pulau Samosir.

Sandiaga Uno juga mengunggah sebuah video saat berada di Kaldera Toba. Ia memuji keindahan pemandangan alam tempat itu yang tak kalah dengan spot-spot wisata lainnya di dunia.

“Saya sedang berada di Kaldera Toba yang pada bulan Juli lalu ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark karena memiliki kaitan geologis dan warisan tradisi yang tinggi dengan masyarakat lokal khususnya dalam hal budaya dan keanekaragaman hayati,” kata Sandi.

Sandiaga Uno juga menyambangi pantai Lumban Bulbul yang lokasinya berada di tepian Danau Toba yang berpasir putih dengan panorama alam yang sangat indah.

“Atraksi-atraksi wisatanya menarik dan ditunjang oleh penginapan (homestay) yang juga bersih dan nyaman. Kawasan ini cocok sekali jika dijadikan tempat untuk ajang-ajang olahraga yang dipadu dengan pariwisata yang mampu membuka banyak peluang usaha dan lapangan kerja,” terang Sandi.

Dalam kunjungan itu, Sandiaga didampingi Bupati Simalungun, JR Saragih dan Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu. Mereka meninjau pembangunan dan penataan kota wisata Parapat, di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.

“Semoga dalam satu tahun mendatang ini progresnya semakin cepat, sehingga bisa segera dinikmati oleh masyarakat yang berkunjung ke Danau Toba. Saya ingin banyak peluang usaha yang bisa dimanfaat penduduk sekitar untuk membuka luas lapangan kerja,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Asean TravelAsia TourismDanau TobaSandiaga UnoWisata Danau Toba
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.