• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 27, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Militer India Bangun Terowongan ke Perbatasan China di Himalaya

by Redaksi Asiatoday
September 21, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Tarik Pasukan dari Lembah Galwan, Perbatasan dengan India

PM India Narendra Modi saat mengunjungi pasukan India di Lembah Galwan. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Konfrontasi yang terus terjadi antara militer India dan China di perbatasan membuat India akhirnya harus membangun akses strategis.

India pun menggenjot pembangunan terowongan yang menuju wilayah perbatasan China di Himalaya.

Kedua negara terakhir dilaporkan sempat bentrok yang menyebabkan 20 tentara India tewas dalam pertikaian dengan tentara China di perbatasan tersebut. Kedua negara saling menyalahkan atas pertikaian tentara mereka.

RelatedPosts

Bhutan Bets $13 Million on Climate-Resilient Cities

Middle East Conflict Rocks Asia as Bangladesh Faces Mounting Food Security Threat

Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow

Sejak insiden itu, baik China dan India berlomba-lomba membangun infrastruktur militer dan menambah personel tentara di sepanjang aliran sungai di Lembah Galwan yang disengketakan.

China diketahui membangun gudang senjata, tenda komando, serta menyiagakan beberapa mobil berpeluncur rudal di sana. Sedangkan India membangun terowongan, helipad dan lapangan terbang untuk pesawat sipil dan militer.

Terowongan yang tengah dibangun India itu bernilai USD400 juta atau setara Rp 5,9 triliun. Terowongan itu dibangun di negara bagian Himachal Pradesh. Dengan adanya terowongan ini, militer India bisa memangkas jarak 50 kilometer melalui jalur pegunungan yang tertutup salju di musim dingin dan sering mengalami tanah longsor. Terowongan ini memungkinkan mobilitas tentara tidak terganggu kondisi cuaca.

Diperkirakan terowongan ini selesai akhir bulan September ini. Perjalanan ke perbatasan Himalaya yang dulunya bisa menghabiskan waktu 4 jam lamanya, nanti bisa lebih singkat hanya menjadi 10 menit saja.

“Ada saatnya perjalanan di rute ini apalagi saat ada kendaraan yang mogok, menyebabkan kemacetan lalu lintas 6 hingga 8 jam lamanya. Untuk itu, terowongan ini dan rencana infrastruktur lainnya perlu banyak berubah bagi keperluan mobilitas pasukan militer India,” kata kepala Organisasi Jalan Perbatasan (BRO) India Letnan Jenderal Harpal Singh dikutip dari AFP, Senin (21/9/2020). (ATN)

Tags: China-India
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bhutan Bets $13 Million on Climate-Resilient Cities
  • U.S. Backs Indonesia’s ESG Mining Drive as Global Demand for Critical Minerals Surges
  • Bank Jakarta Wins Three Awards at the 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
  • Middle East Conflict Rocks Asia as Bangladesh Faces Mounting Food Security Threat
  • World Bank Backs Cambodia’s Green Industry Drive with $115 Million Energy Investment
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.