• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Militer India dan China Sepakat Batasi Jumlah Pasukan di Perbatasan

by Redaksi Asiatoday
September 24, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China-India Perkuat Hubungan Bilateral

China and India. Doc

ASIATODAY.D, JAKARTA – Hasil perundingan Komandan angkatan bersenjata India dan China menyepakati untuk membatasi jumlah pasukan di kawasan perbatasan Himalaya.

Para komandan militer kedua negara telah menggelar beberapa putaran pembicaraan yang bertujuan untuk meredakan ketegangan setelah insiden berdarah pada Juni lalu. Pertemuan keenam terjadi pada hari Senin (21/9/2020) lalu.

“Kedua belah pihak setuju untuk menghentikan pengiriman lebih banyak pasukan ke garis depan, menahan diri dari secara sepihak mengubah situasi di lapangan, dan menghindari mengambil tindakan apa pun yang dapat memperumit situasi”, kata Angkatan Darat India dalam sebuah pernyataan, dilansir dari AFP, Kamis (24/9/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Militer kedua negara juga sepakat untuk menghindari kesalahpahaman pada kemudian hari dan mengadakan pertemuan berikutnya secepat mungkin.

Meski pembicaraan sedang berlangsung, tentara India-China diketahui masih saling serang di Himalaya. Bentrokan yang cukup besar terjadi pada awal Juni lalu.

Bentrokan itu menelan korban jiwa dari dua belah pihak. Setelah bentrokan pada Juni lalu, kedua negara melakukan perundingan. Pasukan China pada Juli lalu mulai menarik diri dengan membongkar tenda dan sejumlah bangunan dari daerah perbatasan dengan India dekat Himalaya pada Senin (6/7).

Namun, awal September bentrokan pecah kembali ketika tembakan dilepaskan di perbatasan.

India dan China mulai berperang memperebutkan perbatasan pada tahun 1962.

Bentrokan antara tentara India dan China pada pertengahan Juni lalu merupakan salah satu yang terbesar sejak 45 tahun terakhir.

Bentrokan tersebut telah meningkatkan ketegangan antar kedua pihak. Sementara itu, sentimen anti-China tumbuh di India sejak bentrokan tersebut. Pemerintah India sempat memblokir beberapa aplikasi seluler produk China, termasuk TikTok. (ATN)

Tags: China-India
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.