• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Nanoteknologi Iran Didorong Masuk Indonesia

by Redaksi Asiatoday
July 7, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Nanoteknologi Iran Didorong Masuk Indonesia

Iran Nanotechnology Innovation Council (INIC). Dok

ASIATODAY.ID, TEHRAN – Dalam upaya untuk mendorong dan mengembangkan kerjasama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, KBRI Tehran mengunjungi Iran Nanotechnology Innovation Council (INIC) (28/6/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Indonesia untuk Iran, Ronny P. Yuliantoro bertemu dengan Sekretaris Jenderal INIC, Prof. Saeed Sarkar.

Pertemuan membahas perkembangan dan tindak lanjut kerja sama RI – Iran di bidang nanoteknologi farmasi dan alat kesehatan serta kerja sama pengembangan sumber daya manusia di bidang nanoteknologi. Demikian dikutip siaran pers KBRI Tehran, Rabu (7/7/2021).

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

RI – Iran telah menandatangani kesepakatan Pengaturan Teknis antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan INIC tentang Pengembangan Nanoteknologi, Bioteknologi, dan Produk Sel Punca disela-sela kunjungan Menteri Kesehatan RI ke Tehran pada 15 September 2019.

Pada Maret 2020, Kedua Pihak juga telah sepakat untuk memperluas kerja sama dalam mendorong investasi bersama di bidang kecerdasan buatan, alat kesehatan berteknologi tinggi serta fasilitas pelayanan kesehatan. Salah satu kerja sama konkret kedua negara yakni pengembangan Pusat Bedah Robotik di Indonesia, yang saat ini tengah dalam proses.

Sektor nanoteknologi Iran telah berkembang pesat selama 20 tahun terakhir. Berdasarkan jumlah publikasi ISI, Iran merupakan negara dengan publikasi terbanyak ke-4 di dunia dengan 12.190 publikasi ISI (International Scientific Indexing) pada tahun 2020.

“Kedepannya, kerjasama RI – Iran di bidang nanoteknologi perlu diarahkan pada bidang pembangunan sumber daya manusia, melalui kerjasama Joint Research, dan pertukaran staff pengajar dan peneliti, penyelenggaraan seminar dan workshop,” ujar Dubes Ronny Yuliantoro. (ATN)

Tags: Kerjasama Indonesia - Iran
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.