• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

NATO Gelar Latihan Perang Skala Besar Dekat Perbatasan Rusia

by Redaksi Asiatoday
May 17, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
NATO Gelar Latihan Perang Skala Besar Dekat Perbatasan Rusia 1

Pasukan NATO. Dok

ASIATODAY.ID, TALLINN – NATO siap menggelar latihan perang skala besar dimulai di Estonia pada Senin (16/5/2022).

Latihan bertajuk “Hedgehog 2022” ini adalah salah satu yang terbesar dalam sejarah negara Baltik, menurut NATO.

Pasalnya, latihan tersebut akan melibatkan sekitar 15.000 tentara dari 14 negara, termasuk anggota blok militer dan mitra mereka.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Tentara dari Finlandia, Swedia, Georgia, dan Ukraina termasuk di antara mereka yang akan ambil bagian dalam latihan tersebut,” demikian laporan badan penyiaran publik Finlandia Yle.

Latihan tersebut akan mencakup semua cabang angkatan bersenjata dan melibatkan latihan udara, laut dan darat, serta pelatihan perang dunia maya, menurut Yle.

Menurut pernyataan NATO, latihan tersebut juga akan menyaksikan kapal pendarat kelas Wasp Angkatan Laut AS “Kearsarge” ikut serta dalam latihan tersebut.

NATO dan Wakil Komandan Pasukan Pertahanan Estonia Mayor Jenderal Veiko-Vello Palm membantah latihan yang berada sekitar 60 km dari perbatasan Rusia ada hubungannya dengan aksi militer Moskow yang sedang berlangsung di Ukraina.

“Latihan dimulai hanya sehari setelah Finlandia dan Swedia secara resmi mengumumkan rencana mereka bergabung NATO, dan direncanakan jauh sebelum konflik di Ukraina pecah,” papar pejabat Barat.

Latihan di Estonia, bagaimanapun, hanyalah satu bagian dari kegiatan militer skala besar NATO di dekat perbatasan Rusia.

Negara Baltik lainnya, Lithuania, menjadi tuan rumah latihan “Serigala Besi” yang melibatkan 3.000 tentara NATO dan 1.000 peralatan militer, termasuk tank Leopard 2 Jerman. Dua latihan terbesar NATO yakni “Defender Europe” dan “Swift Response” berlangsung di Polandia dan delapan negara lainnya, yang melibatkan 18.000 tentara dari 20 negara, menurut pernyataan NATO pada Jumat.

“Latihan seperti ini menunjukkan NATO berdiri kuat dan siap melindungi negara kita dan bertahan dari ancaman apa pun,” ungkap juru bicara NATO Oana Lungescu.

Dia menambahkan, “Latihan tersebut membantu menghilangkan ruang untuk salah perhitungan atau kesalahpahaman tentang tekad kita melindungi dan mempertahankan setiap inci wilayah sekutu.”

Pasukan Respons NATO saat ini mengambil bagian dalam latihan “Wettener Heide” yang beranggotakan 7.500 orang di Jerman. Laut Mediterania akan menyaksikan latihan angkatan laut “seri Neptunus” yang melibatkan kelompok serang kapal induk USS Harry S Truman yang akan ditempatkan di bawah komando NATO.

“Ini hanya akan menjadi yang kedua kalinya sejak berakhirnya Perang Dingin bahwa satu kelompok kapal induk AS telah dipindahkan di bawah komando blok militer NATO,” papar pernyataan NATO.

Pada Juni, negara-negara Baltik dan Polandia akan menjadi tuan rumah apa yang digambarkan NATO sebagai “latihan pertahanan rudal dan udara terintegrasi terbesar di Eropa” yang akan melibatkan 23 negara.

Pada akhir April, Finlandia menjadi tuan rumah latihan Angkatan Laut NATO. Sekarang, Finlandia juga menjadi tuan rumah latihan darat bersama, di mana pasukan dari AS, Inggris, Estonia dan Latvia berpartisipasi.

Latihan militer besar-besaran terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia, NATO dan beberapa mitra blok militer. Finlandia, yang memiliki perbatasan panjang dengan Rusia, dan Swedia memutuskan mempertimbangkan kembali kebijakan non-blok mereka yang sudah berlangsung lama menyusul perubahan besar dalam opini publik setelah peluncuran serangan Rusia ke Ukraina.

Perkembangan itu memicu gelombang kritik dari Moskow, yang memperingatkan mereka harus merespons jika Finlandia dan Swedia bergabung dengan NATO.

Moskow juga menyatakan bahwa pihaknya menganggap ekspansi NATO sebagai ancaman langsung terhadap keamanannya sendiri. (ATN)

Tags: NATORusia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.