• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Otoritas Sri Lanka Usir Kapal Pengangkut Nuklir Pesanan China

by Redaksi Asiatoday
April 23, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Otoritas Sri Lanka Usir Kapal Pengangkut Nuklir Pesanan China

Pelabuhan Hambantota disewakan ke China pada 2017 selama 99 tahun setelah pemerintah Sri Lanka tidak dapat membayar Utang pinjaman S$1,4 juta dari Beijing. Foto: AFP

ASIATODAY.ID, KOLOMBO – Otoritas Sri Lanka mengusir satu kapal yang terdaftar di Antigua karena membawa muatan nuklir, pada Rabu (21/4/2021).

Melansir AFP, Kamis (22/4/2021), kapal itu memasuki wilayah Sri Lanka tanpa mengumumkan bawaan kargo radioaktif menuju China.

Dewan Pengaturan Energi Atom Sri Lanka menyatakan MV BBC Napoli diminta untuk pergi setelah ditemukan berada di pelabuhan Hambantota yang dikelola China pada Selasa malam membawa uranium hexafluoride.

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

“Kapal itu tidak mengumumkan muatannya yang berbahaya – uranium hexafluoride – dan kami memutuskan untuk memerintahkannya segera meninggalkan perairan kami,” kata direktur jenderal dewan Anil Ranjith kepada AFP.

Kapal itu datang dari Rotterdam. Tetapi pihak berwenang tidak mengatakan ke mana tujuan persis kapal itu di China.

Ranjith mengatakan kapal itu melakukan pelanggaran karena memasuki pelabuhan tanpa menyatakan bahan yang digunakan untuk memperkaya uranium, bahan bakar untuk pembangkit listrik tenaga nuklir dan senjata.

Pemimpin oposisi Sri Lanka Sajith Premadasa menuntut penyelidikan atas insiden tersebut. Dia menggambarkan insiden itu sebagai ancaman keamanan yang serius.

“Angkatan Laut belum diizinkan naik ke kapal untuk melakukan pemeriksaan,” kata Premadasa.

Hingga kini, belum ada komentar langsung dari pemerintah.

Pelabuhan Hambantota disewakan ke China pada 2017 selama 99 tahun setelah pemerintah Kolombo tidak dapat membayar kembali utang US$ 1,4 juta (Rp 20,3 miliar) yang dipinjam dari Beijing untuk biaya pembangunan. (ATN)

Tags: ChinaNuklirSri Lanka
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.