• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Pabrik Batang Tembakau untuk IQOS Sampoerna di Indonesia Bidik Pasar Asia Pasifik

by Redaksi Asiatoday
November 7, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pabrik Batang Tembakau untuk IQOS Sampoerna di Indonesia Bidik Pasar Asia Pasifik

Aktivitas di salah satu pabrik HM Sampoerna. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) menginvestasikan US$166,1 juta untuk membangun pabrik berteknologi tinggi berupa fasilitas produksi batang tembakau untuk IQOS dengan merek HEETS.

Rencananya, pabrik yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, Indonesia ini sudah akan beroperasi pada kuartal IV/2022.

“Fasilitas produksi ini akan fokus untuk memasok pasar domestik dan pasar ekspor di kawasan Asia Pasifik,” kata Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk., Vassilis Gkatzelis pada Paparan Publik Sampoerna, dikutip Senin (7/11/2022).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Batang tembakau untuk IQOS yang dipasarkan dengan merek HEETS akan melengkapi lini produk yang dipasarkan Sampoerna di dalam negeri dan terutama untuk ekspor di Kawasan Asia Pasifik.

Bagi Philip Morris International (PMI), perusahaan induk Sampoerna, pabrik terbaru ini menjadi yang ketujuh di dunia dan kedua di Asia setelah Korea Selatan.

Selain menjadi pemain utama di Indonesia, Sampoerna telah menjadi salah satu produsen rokok yang konsisten melakukan ekspor.

Pada 9 bulan pertama 2021, Sampoerna tercatat melakukan ekspor yang menjangkau sekitar 40 destinasi di dunia.

Vassilis menuturkan, Indonesia merupakan salah satu bagian yang sangat penting bagi PMI. Sejak 2005, PMI dan Sampoerna telah mengucurkan investasi lebih dari US$6 miliar. Sampoerna memiliki skala bisnis yang mencakup lebih dari 65.000 karyawan langsung dan tidak langsung melalui Mitra Produksi Sigaret (MPS).

Saat ini beragam lini produk Sampoerna diproduksi di 44 pabrik di mana 6 pabrik dimiliki secara langsung oleh Sampoerna dan 38 pabrik sisanya merupakan MPS. Portofolio produk Sampoerna antara lain Sampoerna A, Dji Sam Soe, dan Marlboro.

Vassilis menuturkan realisasi investasi untuk produk batang tembakau untuk IQOS menegaskan Indonesia sebagai negara penting sebagai tujuan investasi PMI.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk menarik investasi dan menjadi tujuan penciptaan nilai, baik secara domestik maupun internasional.

“Indonesia merupakan tujuan investasi penting bagi kami dan kami memiliki tingkat kepercayaan tinggi terhadap negara ini ke depan,” tegasnya.

Lebih jauh Vassilis menerangkan, kehadiran fasilitas produk batang tembakau IQOS ini juga merupakan bentuk komitmen global PMI untuk menyediakan produk tembakau bebas asap sebagai alternatif produk yang lebih baik.

“Pilihan terbaik bagi orang dewasa ialah tidak merokok atau berhenti merokok. Namun, bagi jutaan perokok dewasa yang memutuskan untuk terus mengonsumsi produk tembakau, teknologi dan sains pada hari ini memungkinkan untuk pengembangan berbagai alternatif,” imbuhnya.

Seperti diketahui, untuk menghadirkan HEETS dan IQOS di pasaran, PMI melakukan riset mendalam selama beberapa tahun terakhir. PMI berkomitmen untuk menghadirkan produk tembakau alternatif yang lebih baik bagi konsumen dewasa. Investasi riset dan teknologi itu menemukan bahwa dengan meniadakan pembakaran atau dengan pemanasan produk tembakau, maka zat-zat berbahaya dan zat berpotensi berbahaya menurun 90 persen sampai 95 persen dibandingkan dengan rokok konvensional.

IQOS disebut menghadirkan pengalaman yang serupa dengan rokok konvensional tetapi dengan dengan senyawa berbahaya dan berpotensi berbahaya yang jauh berkurang.

Secara global, IQOS menunjukkan tren pertumbuhan positif. Pada akhir kuartal III/2022, terdapat lebih dari 19,5 juta konsumen dewasa IQOS. Selain itu, produk tembakau bebas asap hasil riset dan pengembangan PMI telah tersedia di 70 pasar di seluruh dunia.

Di Indonesia, Sampoerna memasarkan IQOS secara terbatas atau berbasis komunitas platform yang ditujukan untuk mengukur ketertarikan konsumen Indonesia terhadap IQOS. Komunitas IQOS diklaim telah memiliki 65.000 anggota pada akhir 2021. Jumlah ini naik 100 persen lebih dibandingkan estimasi keanggotaan 30.000 orang per akhir 2020. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Asia TradeIndustri RokokIQOSSampoerna
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.