• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Pacu Investasi, Malaysia Perluas Insentif Pajak

by Redaksi Asiatoday
October 12, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pacu Investasi, Malaysia Perluas Insentif Pajak

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Malaysia menetapkan kebijakan perluasan insentif pajak terhadap perusahaan yang memilih negaranya sebagai pusat operasi bisnis regional maupun global.

Pada 2015, pemerintah Malaysia melalui Kementerian Perdagangan Internasional dan Industri meluncurkan program insentif Principal Hub (PH) yang berupaya menarik minat investasi regional dari perusahaan multinasional terbesar dunia.

Berlaku mulai tahun ini, Otoritas Pengembangan Investasi Malaysia (MIDA) menyampaikan bahwa perusahaan yang sudah ada di Malaysia dan memenuhi syarat dapat langsung memanfaatkan insentif pajak hingga 10%, dari pajak korporasi umum sebesar 24%.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Sementara itu, perusahaan yang belum berada di Negeri Jiran dapat mengajukan insentif pajak 0% dan 5% yang berlaku selama 10 tahun, disesuaikan dengan investasi dan komitmen perusahaan untuk membangun lapangan kerja.

“Peningkatan insentif pajak PH ini selaras dengan Malaysia yang terus berinovasi dalam kebijakan dan strateginya untuk menarik lebih banyak investasi, sehingga negara akan terintegrasi ke kawasan dan pasar lainnya,” ujar pernyataan MIDA, seperti dikutip melalui Reuters, Sabtu (12/10/2019).

MIDA juga menambahkan bahwa kebijakan ini adalah upaya Malaysia agar lebih kompetitif di antara negara lainnya sebagai pusat bisnis yang optimal di kawasan Asia-Pasifik.

Program pemerintah yang sudah berlansung selama kurang lebih 4 tahun ini berhasil menarik investasi tidak hanya dari investor lokal, tetapi juga perusahaan multinasional untuk mendirikan bisnis mereka di Malaysia.

Di tengah perang dagang yang melibatkan Amerika Serikat dan China, negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Vietnam, dan Thailand diuntungkan dari perusahaan yang sejumlah memindahkan kegiatan produksi mereka dari China untuk menghindari tarif impor Washington. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Asia InvestMalaysia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.