• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pantau Perbatasan, Indonesia Akan Manfaatkan Satelit Milik Jepang

by Redaksi Asiatoday
July 22, 2019
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pantau Perbatasan, Indonesia Akan Manfaatkan Satelit Milik Jepang 1

ASIATODAY. ID, JAKARTA – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) gandeng pemerintah Jepang melalui diskusi terbatas Kerjasama Penggunaan Satelit QZSS Milik Jepang di Indonesia dan R&D perangkat pendukungnya, baru-baru ini.

Quasi-Zenith Satellite System (QZSS) adalah sistem satelit navigasi lokal yang dikendalikan oleh pemerintah Jepang dalam National Space.

Perekayasa BPPT Fadjar Rahino Triputra menjelaskan, diskusi yang digelar (FGD) merupakan kelanjutan dari kegiatan yang sudah dilakukan sebelumnya sejak Februari 2018.

RelatedPosts

Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway

Indo-Pacific Seen as Stability Buffer as Global Geopolitical Risks Rise, Indonesia Says

BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination

Lanjut Fadjar, dalam FGD kali ini ingin merealisasikan beberapa proposal yang bisa menjadi pilot project kegiatan penggunaan satelit QZSS.

“Penggunaan satelit tersebut karena posisinya sangat berdekatan langsung dengan wilayah Indonesia sehingga kita bisa mendapat keuntungan satu sistem GPS yang akurat dibandingkan dengan negara lain,” ujarnya.

Kegunaan satelit itu menurut Fadjar di antaranya adalah untuk memantau wilayah perbatasan. “Kita juga bisa menentukan lokasi yang lebih akurat, bisa sampai centimeter bahkan millimeter”, ujarnya.

Untuk kedepan, kemungkinan akan ada mobil otomatis yang berjalan dengan menggunakan GPS yang akurat ini dan itu bisa direalisasikan.

Terakhir, Fadjar berharap BPPT dapat bekerjasama erat dengan Jepang karena mereka sudah membuat chip yang bisa menerima sinyal dari satelit.

“Dan dalam waktu dekat kita akan mencoba chip tersebut,” ujarnya.

,’;\;\’\’
Tags: BPPTIndonesiaJepangSatelit QZSS
No Result
View All Result

Terbaru

  • ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution
  • Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature
  • As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes
  • Indonesia Bets on AI to Fix Healthcare Gaps, But Risks Leaving Vulnerable Workers Behind
  • Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.