• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Para Ilmuwan Ingatkan, Perubahan Iklim Ancam Sektor Pangan di Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
September 9, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Para Ilmuwan Ingatkan, Perubahan Iklim Ancam Sektor Pangan di Asia Tenggara

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Para ilmuwan yang menghadiri Asia Pacific Climate Week (APCW) di Bangkok, Thailand, pekan lalu, mengingatkan bahwa perubahan iklim akan menimbulkan peningkatan curah hujan ekstrem di kawasan Asia Tenggara dan kondisi itu akan mempengaruhi ketahanan pangan regional.

Para ilmuwan mengemukakan bahwa peningkatan insiden curah hujan ekstrem akan mengganggu produksi pertanian, yang pada gilirannya akan membawa dampak buruk bagi ketahanan pangan kawasan.

“Dalam skenario pemanasan 1,5 derajat Celsius, Asia Tenggara akan mengalami peningkatan presipitasi sebesar 7 persen. Sementara bila pemanasan global mencapai dua derajat Celsius, akan ada peningkatan 10 persen dalam presipitasi ekstrem,” kata Lourdes V Tibig, penulis utama Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim dan anggota Panel Ahli Teknis Nasional Komisi Perubahan Iklim Filipina, dalam siaran pers APCW yang diterima di Jakarta, Senin (9/9/2019).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

“Hal tersebut akan berdampak besar pada pertanian,” ia menambahkan.

Asia Tenggara merupakan salah satu produsen beras terbesar di dunia setelah India dan China.

Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebutkan pada 2050 hasil panen akan berkurang 25 persen bila penduduk bumi tidak mengatasi isu perubahan iklim sejak sekarang.

“Angka-angka tidak berbohong, diperlukan kolaborasi para ilmuwan di Asia Tenggara untuk mengatasi bersama,” kata Lourdes.

Oleh karena itu, ia mengatakan, kelompok ilmuwan iklim, kehutanan, dan pertanian dari Indonesia, Filipina, Thailand, dan Vietnam sepakat untuk berkolaborasi dalam penelitian untuk menghadapi peningkatan ancaman perubahan iklim.

Menurut dia, para ilmuwan ingin meletakkan dasar bagi jaringan regional untuk menggunakan sains sebagai dasar strategi pembangunan jangka panjang.

“Kita harus menyadari kerentanan kita. Tingkat kesiapan dalam menghadapi dampak perubahan iklim di antara negara-negara di Asia Tenggara berbeda. Dengan saling berbagi cara kerja, kita dapat secara kolektif mengatasi kesenjangan pengetahuan yang ada di wilayah ini,” kata Mahawan Karuniasa, Ketua Jaringan Ahli Perubahan Iklim dan Kehutanan Indonesia.

“Kita memerlukan jaringan untuk memperkuat kerja sama karena ini adalah faktor kunci dalam meningkatkan kapasitas dan meningkatkan ketahanan bersama,” katanya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Asia Pacific Climate WeekAsia PasifikClimate ChangeClimate CrisisClimate EmergencyIklim GlobalPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.