• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Para Pemimpin Dunia Kecam Kerusuhan di Gedung Capitol AS

by Redaksi Asiatoday
January 7, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Para Pemimpin Dunia Kecam Kerusuhan di Gedung Capitol AS

Massa pro-trump saat menyerbu Capitol Hill, Amerika Serikat (AS). Foto: getty image

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kerusuhan yang terjadi di depan gedung Capitol Amerika Serikat (AS) mendapat reaksi keras dari oara pemimpin dunia.

Inggris dan Australia menyerukan peralihan kekuasaan secara damai dan sekutu di Eropa menyebut tindakan para pengunjuk rasa sebagai serangan terhadap demokrasi.

“Adegan memalukan di Kongres AS,” kata Perdana Menteri Inggris Boris Johnson setelah pendukung Presiden Donald Trump menyerbu gedung, dilansir dari Bloomberg, Kamis (7/1/2021).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Meskipun terkenal karena kekagumannya pada Trump, pemimpin Inggris itu mengatakan kini yang paling penting adalah proses peralihan kekuasaan yang damai.

Pemimpin lain yang sebelumnya menyuarakan dukungan untuk Trump, Perdana Menteri Australia Scott Morrison, menyebut adegan itu sangat menyedihkan.

Sementara itu, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan dalam sebuah wawancara radio bahwa pemerintahnya prihatin akan kondisi itu.

“Kami mengikuti situasi dari menit ke menit saat itu terjadi,” katanya.

Komentar mereka muncul setelah Presiden terpilih Joe Biden berpidato kemarin untuk menyerukan warga AS agar memikirkan respons dunia ketika terjadi kerusuhan di negara demokrasi terbesar itu.

Sementara beberapa anggota parlemen Eropa mengeluarkan pernyataan yang mendukung institusi AS dan demokrasinya untuk mengatasi gejolak, yang lain lebih mengutuk presiden dan pendukungnya.

“Musuh demokrasi akan bersukacita atas gambar-gambar luar biasa dari Washington ini,” kata Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas.

Perdana Menteri Skotlandia Nicola Sturgeon mengatakan yang dilakukan massa adalah hal yang memalukan dan serangan terhadap demokrasi.

Sementara itu, Kedutaan Besar China di Washington mengingatkan warganya yang tinggal di AS untuk meningkatkan kewaspadaan akan keselamatan diri.

Pemerintah China di Beijing tidak segera mengeluarkan tanggapan langsung terhadap kekerasan massa, tetapi laporan berita awal di media pemerintah menekankan kekacauan yang berasal dari Washington. (ATN)

Tags: Amerika SerikatPemilu Amerika Serikat
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.