• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

PARIWISATA ASEAN: Indonesia Siap Jadi Destinasi Utama Wisata Halal Dunia

by Redaksi Asiatoday
July 13, 2021
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Aceh Targetkan Investasi Rp42 Triliun dari Uni Emirat Arab

Takengon, Banda Aceh.

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pariwisata Indonesia siap bersaing di Asia Tenggara (ASEAN) untuk menjadi destinasi wisatawan dunia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melihat adanya peluang besar di sektor pariwisata halal. Karena itu, pihaknya kini tengah fokus menyiapkan Indonesia sebagai destinasi utama wisata halal di dunia.

Sandiaga mengatakan tiga negara yang menjadi tujuan wisata muslim dunia ASEAN adalah Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Indonesia punya peluang besar karena memiliki pemenang tingkat dunia.

RelatedPosts

TransNusa Adds Jakarta–Bangkok Route

SalamAir Opens First Direct Air Link Between Oman and Indonesia

Global Tourism Hits Record High as OECD Warns of Rising Geopolitical Risks

“Ada 10 destinasi pariwisata ramah muslim di Indonesia, ini menarik. Kita sudah memiliki pemenang tingkat dunia, yakni Lombok, Aceh, Sumatra Barat, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Riau dan Kepulauan Riau, dan Sulawesi Selatan. Ini destinasi-destinasi yang menjanjikan untuk perkembangan ke depan,” kata Sandiaga dalam keterangannya, dikutip Selasa (13/7/2021).

Tak hanya memiliki banyak dedtinasi halal, Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar juga memiliki layanan halal di sektor lain. Mulai dari makanan, fashion, hingga perbankan.

Hal itu terungkap pada peringkat Indonesia pada Global Islamic Economy Indicator 2021 yang berada di posisi keempat, naik satu peringkat dari tahun 2019. Posisi ini berada di bawah Malaysia, Saudi Arabia, dan UAE.

Sementara Halal Food Indonesia, kini berada di posisi ke-4, sebelumnya bahkan tidak masuk sepuluh besar. Selanjutnya, pada sektor Islamic Finance, Indonesia turun satu peringkat dari tahun 2019 dan kini di posisi ke-6 sama dengan Muslim-friendly Travel serta Pharm & Cosmetics.

Untuk Modest Fashion, Indonesia tidak naik dan tidak turun, tetap di posisi ketiga. Sedangkan untuk Media & Creation, Indonesia berhasil mencapai posisi ke-5.

Sandiaga menjelaskan, sudah dilakukannya berbagai inovasi dan digitalisasi untuk mengembangkan pariwisata halal.

“Contohnya adalah dorongan pengembangan gerakan beli produk halal Indonesia, pengembangan aplikasi dompet digital syariah, serta kerja sama dengan Kemenag, MUI, hingga Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH),” kata Sandiaga. (ATN)

Tags: Asia TourismHalal TourismPariwisata IndonesiaWisata Halal
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.