• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Pasar Apartemen di Jakarta Lesu, Pengembang Bidik Investasi Rumah Tapak

by Redaksi Asiatoday
October 9, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pasar Apartemen di Jakarta Lesu, Pengembang Bidik Investasi Rumah Tapak

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pasar properti di segmen apartemen di Indonesia tengah lesu. Kondisi ini membuat pengembang mulai tertarik berinvestasi disegmen rumah tapak (landed house). Tak hanya pengembang properti lokal, pengembang asing juga tertarik merambah pasar di segmen menengah ke bawah ini.

“Ada indikasi beberapa developer sudah mulai berpikir tidak hanya membangun high rise (gedung tinggi) tapi juga landed,” ujar Senior Associate Director Colliers International Indonesia, Ferry Salanto dalam paparannya terkait Laporan Pasar Properti Jakarta Kuartal III-2019 yang dirilis oleh Colliers International di Gedung WTC I, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

“Bahkan developer asing sudah mulai berpikir, ini peluang untuk ambil pasar segmen lebih bawah, karena disitulah tingkat serapannya lebih baik daripada menengah ke atas,” jelasnya.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Menurutnya, pada 2019 ada kecenderungan jumlah produk apartemen yang diperkenalkan ke pasar semakin menurun. Ini terjadi karena banyak pengembang tak lagi melakukan pembangunan apartemen baru, melainkan lebih memilih untuk memasarkan produk lama yang belum terserap optimal.

“Penjualan apartemen belum terlalu bagus, mereka lebih memilih menunda untuk membangun. Developer lebih hati-hati sekarang, dan fokus menjual produk lama,” paparnya.

Berdasarkan data Colliers, hingga kuartal III-2019 jumlah pasokan apartemen di Jakarta bertambah 3.255 unit. Kini jumlah stok apartemen mencapai 209.286 unit, hanya naik 1,7% dari stok apartemen di kuartal sebelumnya, atau naik 7,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2018.

Konsultan properti itu melihat masih ada potensi untuk pasokan apartemen di Jakarta bertambah menjadi 9.769 unit hingga akhir tahun.

“Memang menurun dari proyeksi awal yang sebanyak 15.821 unit,” jelasnya.

Adapun sepanjang 2019-2023 diperkirakan pasokan apartemen di Jakarta bertambah 47.899 unit. Secara rinci terdiri dari 2019 sebanyak 9.769 unit, 2020 sebanyak 15.521 unit, 2021 sebanyak 9.469 unit, 2022 sebanyak 8.749 unit, dan 2023 sebanyak 2.026 unit. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: ApartemenIndustri PropertyProperti
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.