• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Pasar Aplikasi Bisnis Asia Pasifik Diproyeksi Lampaui USD93 Miliar

by Redaksi Asiatoday
January 6, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pasar Aplikasi Bisnis Asia Pasifik Diproyeksi Lampaui USD93 Miliar

ASIATODAY.ID, JAKARTA – GlobalData, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang data dan analytics memproyeksikan pasar aplikasi bisnis (business application) di Asia Pasifik akan melampaui angka USD93 miliar pada tahun 2023.

Menurut forecast model Market Opportunity dari GlobalData, pendapatan pasar dari aplikasi proses bisnis di Asia Pasifik diprediksi akan tumbuh pada Compound Annual Growth Rate (CAGR) 6.4% sepanjang 2018-2023. Besarnya pertumbuhan pendapatan tersebut akan menempatkan Asia Pasifik sebagai kawasan dengan pendapatan kedua terbesar di dunia untuk aplikasi proses bisnis, setelah Amerika (North America) yang mencatatkan angka USD102,6 miliar.

“Pengurangan keseluruhan lifecycle dari sistem dan produk mendorong enterprise untuk memusatkan perhatian pada kategori aplikasi yang lain sebagai bagian dari strategi TI yang akan membantu mereka memenuhi kebutuhan organisasi bisnis yang terus berevolusi,” ujar Sunil Kumar Verma, Lead ICT Analyst, GlobalData, melalui keterangan tertulisnya, Senin (06/01/2020).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Dikatakan, sektor manufaktur, konstruksi dan energi akan menjadi tiga vertikal industri terbesar karena pendapatan aplikasi proses bisnis di tiga vertikal ini mencapai 30 persen dari keseluruhan pendapatan aplikasi proses bisnis di APAC.

Sementara China, Jepang, dan India akan menjadi tiga kontributor terbesar, dengan menyumbang dua per tiga dari pendapatan keseluruhan, pada tahun 2023. Jenis aplikasi akan didominiasi sebesar 53 persen oleh aplikasi yang khusus dikembangkan untuk vertikal tertentu dan packaged application.

Menurut Sunil, dengan aplikasi yang khusus dikembangkan untuk tiap vertikal, enterprise dapat membidik segmen end user dengan lebih spesifik dan membekali mereka dengan pengalaman pelanggan yang sudah ditingkatkan untuk dapat menghasilkan pendapatan terus menerus.

Meski aplikasi vertikal dan packaged application akan mendominasi dari sisi pendapatan, tapi aplikasi produktivitas kantor memperlihatkan CAGR tertinggi, sebesar 11.4 persen, diikuti oleh aplikasicommerce (10.4 persen).

“Seiring migrasi banyak enterprise dari lingkungan kerja tradisional ke ruang kerja yang lebih agile, akan terjadi peningkatan dorongan untuk menambah skalabilitas dan interoperabilitas. Hal ini akan lebih jauh mengurangi kendala kolaborasi dan komunikasi antarkaryawan, sehingga meningkatkan adopsi aplikasi jenis office productivity,” papar Sunil.

Sunil menambahkan, enterprise akan terus memfokuskan pada peningkatan infrastruktur TI yang ada, dengan memanfaatkan cloud, artificial intelligence, dan tool teknologi terbaru lainnnya untuk bertransisi ke ekosistem digital yang lebih kompleks dan memungkinkan terciptanya koneksi satu sama lain. (AT Network)

Berikut aplikasi-aplikasi proses bisnis dan CAGR-nya yang akan tumbuh pesat sampai tahun 2023.

Pasar Aplikasi Bisnis Asia Pasifik Diproyeksi Lampaui USD93 Miliar 1
,’;\;\’\’
Tags: Asia BusinessAsia PasifikAsia Pasifik DigitalEkonomi Asia PasifikGlobalData
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.