• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Paus Terbesar di Dunia Ditemukan Mati di Italia

by Redaksi Asiatoday
January 26, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Paus Terbesar di Dunia Ditemukan Mati di Italia

Paus Terbesar di Dunia Ditemukan Mati di Italia. Dok NOAA

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Seekor Paus sirip besar (Balaenoptera physalus) ditemukan mati terapung di dekat pelabuhan Sorrento Italia awal pekan ini.

Pejabat menemukan bangkai itu pada Minggu (17/1/2021), sebelum menariknya ke pelabuhan terdekat di Napoli.

Mamalia laut dilindungi itu berukuran panjang sekitar 65 kaki (20 meter) dan kemungkinan beratnya lebih dari 77 ton (70 metrik ton).

RelatedPosts

Pacific Climate Crisis: Papua’s Last Glacier Nears Extinction

Indonesia Leads Southeast Asia’s Push for Deep-Sea Research Independence

Australia and Indonesia Lead Regional Ocean Conservation Initiative

Ukuran itu kemungkinan menjadikan bangkai itu “salah satu yang terbesar” yang pernah ditemukan di Laut Mediterania, menurut badan tersebut.

Penyelam Penjaga Pantai pertama kali menemukan paus itu setelah seekor anak sapi muda berenang ke pelabuhan Sorrento dan membenturkan kepalanya ke dinding pelabuhan beberapa kali sebelum mundur kembali ke bawah air. Ketika penyelam mengikutinya, mereka menemukan bangkai paus sirip.

Ahli biologi kelautan di Napoli sedang bekerja untuk memastikan apa yang membunuh Paus tersebut.

Paus finback (juga dikenal sebagai paus sirip) adalah hewan terbesar kedua di Bumi, setelah Paus biru yang ikonik.

Finback dapat tumbuh hingga panjang 85 kaki (25 m) dan berat hingga 80 ton (72 metrik ton), menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). Mereka dianggap terancam punah setelah perburuan Paus komersial menghancurkan populasi finback global selama abad terakhir.

Menurut NOAA, Saat ini perburuan Paus komersial adalah ilegal di sebagian besar dunia, dan pemogokan kapal merupakan ancaman terbesar bagi finback. (ATN)

Tags: Paus TerdamparSave Ocean
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.