• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Paus Terbesar di Dunia Ditemukan Mati di Italia

by Redaksi Asiatoday
January 26, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Paus Terbesar di Dunia Ditemukan Mati di Italia

Paus Terbesar di Dunia Ditemukan Mati di Italia. Dok NOAA

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Seekor Paus sirip besar (Balaenoptera physalus) ditemukan mati terapung di dekat pelabuhan Sorrento Italia awal pekan ini.

Pejabat menemukan bangkai itu pada Minggu (17/1/2021), sebelum menariknya ke pelabuhan terdekat di Napoli.

Mamalia laut dilindungi itu berukuran panjang sekitar 65 kaki (20 meter) dan kemungkinan beratnya lebih dari 77 ton (70 metrik ton).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Ukuran itu kemungkinan menjadikan bangkai itu “salah satu yang terbesar” yang pernah ditemukan di Laut Mediterania, menurut badan tersebut.

Penyelam Penjaga Pantai pertama kali menemukan paus itu setelah seekor anak sapi muda berenang ke pelabuhan Sorrento dan membenturkan kepalanya ke dinding pelabuhan beberapa kali sebelum mundur kembali ke bawah air. Ketika penyelam mengikutinya, mereka menemukan bangkai paus sirip.

Ahli biologi kelautan di Napoli sedang bekerja untuk memastikan apa yang membunuh Paus tersebut.

Paus finback (juga dikenal sebagai paus sirip) adalah hewan terbesar kedua di Bumi, setelah Paus biru yang ikonik.

Finback dapat tumbuh hingga panjang 85 kaki (25 m) dan berat hingga 80 ton (72 metrik ton), menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). Mereka dianggap terancam punah setelah perburuan Paus komersial menghancurkan populasi finback global selama abad terakhir.

Menurut NOAA, Saat ini perburuan Paus komersial adalah ilegal di sebagian besar dunia, dan pemogokan kapal merupakan ancaman terbesar bagi finback. (ATN)

Tags: Paus TerdamparSave Ocean
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.