• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Pelajar Indonesia Ciptakan AUTICS, Charger Berbasis Energi Panas

by Redaksi Asiatoday
October 12, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pelajar Indonesia Ciptakan AUTICS, Charger Berbasis Energi Panas

AUTICS, Inovasi yang Mengubah Energi Panas Knalpot dan Matahari Menjadi Charger. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebuah inovasi ramah lingkungan datang dari pelajar Indonesia. Mereka menciptakan AUTICS, sebuah alat yang mampu mengubah energi yang tidak terpakai menjadi bermanfaat.

Inovasi itu berangkat dari keprihatinan atas bertambahnya penduduk indonesia yang dinilai membawa sejumlah permasalahan baru termasuk lingkungan.

Mobilitas manusia yang semakin tinggi membuat penggunaan kendaraan bermotor sebagai kendaraan pribadi semakin meningkat. Akibatnya, asap kendaraan bermotor menjadi sumber polusi udara yang berdampak negatif bagi lingkungan. Energi panas buangan yang tidak terpakai ini keluar melalui knalpot pada motor.

RelatedPosts

Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports

President Prabowo to Launch CATL-Antam Battery Megaproject in July

Mitsubishi Power and LNGPH Sign Long-Term Deal for Gas Turbine

Jasmine Kurniawan siswi dari MAN 4 Jakarta dan Adlina Burhanudin siswi Zamzam Syifa Boarding School  mengubah energi yang tidak terpakai ini menjadi hal yang bermanfaat.

Di tangan kedua siswi ini, dihasilkan inovasi yaitu pengisi daya baterai  (charger) handphone yang berasal dari energi panas buangan pada kendaraan bermotor (knalpot) dan panas matahari menjadi energi listrik.

Inovasi yang bernama AUTICS atau Auto Charging Thermoelectric Solar berhasil menghantarkan kedua sisiwi tersebut meraih penghargaan Gold Medal kategori Green Technology dalam penyelenggaraan Virtual International Exhibition for Young Inventor (IEYI) 2020.

Jasmine menjelaskan, AUTICS memiliki cara kerja yakni energi buang kendaraan bermotor diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan termoelektrik yang lebih pucat, sedangkan panel surya mengubah energi matahari menjadi energi listrik.

“Dengan dua alternatif sumber tersebut, AUTICS sebagai pengisi daya ponsel dapat dioperasikan secara maksimal, efisien, dan ramah lingkungan,” ungkapnya, dikutip dari laman LIPI, Senin (12/10/2020).

Adlina menambahkan, listrik yang dihasilkan disesuaikan dengan kebutuhan ponsel, sehingga alat ini aman digunakan”, jelasnya.

Ia menyebutkan, perangkat tersebut juga dilengkapi dengan teknologi auto cut-off untuk memutus energi jika energi listrik yang dihasilkan melebihi daya dukung AUTICS.

Kedua inventor muda yang telah mendapatkan bimbingan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini mengharapkan AUTICS dapat dipasang sebagai mobile charger bagi para pengendara sepeda motor, khususnya pengemudi ojek online yang membutuhkan telepon selulernya selama bekerja seharian.

Adlina mengatakan, AUTICS mempunyai keunggulan sebagai inovasi yang ramah lingkungan.

“Alat ini berpotensial untuk menghasilkan listrik dengan memanfaatkan limbah panas sepeda motor yang ramah lingkungan dan teknologi bersih. Selain itu, market demand dan dapat memberikan kontribusi sosial untuk pengemudi online Indonesia”, paparnya.

Selama empat bulan proses pembuatan alat ini, Jasmine dan Adlina berhati-hati dalam menentukan material yang akan digunakan.

“Kami mendapati tantangan saat getting the ideas dan looking for the right materials,” jelas Jasmine.

Ke depan, keduanya akan mengembangkan inovasi mereka dengan mematenkannya, membuat  smaller prototype, dan membuat  business plan untuk dapat diproduksi masal sehingga dapat dimanfaatkan pengguna. (ATN)
 

Tags: Green EnergyGreen TechnologyInovasi Ramah LingkunganLIPI
No Result
View All Result

Terbaru

  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • ASEAN, Russia Agree to Deepen Economic Cooperation Amid Global Uncertainty
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.