• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Pelanggan 5G Global Tembus 1 Miliar, 2027 Akan Kuasai Jaringan di ASEAN dan OSEANIA

by Redaksi Asiatoday
July 18, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Siap Manfaatkan Teknologi 5G Disektor Industri

Teknologi 5G. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perkembangan industri jaringan seluler global 5G sangat progresif.

Laporan Ericsson Mobility Report menunjukkan bahwa pada 2027, diperkirakan 60 persen trafik data jaringan seluler global akan melalui jaringan 5G. Pada periode tersebut, 4,4 miliar langganan 5G juga diperkirakan akan tercapai.

Executive Vice President and Head of Networks Ericsson Fredrik Jejdling mengatakan bahwa langganan 5G global saat ini akan melewati capaian 1 miliar pada akhir 2022.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Amerika Utara diperkirakan akan memimpin dunia dalam penetrasi langganan 5G dalam 5 tahun ke depan, dengan 9 dari setiap 10 langganan di wilayah tersebut diperkirakan akan jadi pengguna 5G pada tahun 2027,” katanya, Senin (18/7/2022).

Pada tahun itu, layanan 5G juga diperkirakan akan mencakup 82 persen langganan di Eropa Barat, 80 persen di kawasan Dewan Kerja sama untuk Negara Arab di Teluk (Gulf Cooperation Council – GCC), dan 46 persen di Asia Tenggara dan Oseania.

Secara global, 5G diperkirakan akan mencakup hampir setengah dari semua langganan pada 2027 atau melampaui 4,4 miliar langganan.

“Perkembangan traffic ini didorong oleh peningkatan penggunaan smartphone dan broadband seluler, serta digitalisasi masyarakat dan industri,” jelasnya.

Dikatakan, statistik dan perkiraan baru-baru ini menyoroti kuatnya permintaan konektivitas data dan layanan digital yang ada saat ini. Adapun yang diprediksi akan terjadi, terlepas dari pandemi Covid-19 yang mendunia dan ketidakpastian geopolitik, beberapa ratus juta orang juga jadi pelanggan broadband seluler baru setiap tahunnya.

“Sekitar seperempat populasi dunia saat ini memiliki akses ke cakupan 5G. Selama kuartal I/2022, terdapat penambahan sekitar 70 juta langganan 5G. Sedangkan pada 2027, sekitar tiga perempat populasi dunia akan dapat mengakses 5G,” ujar Fredrik.

Sebagai tambahan, laporan ini juga menyoroti peningkatan pentingnya peran Fixed Wireless Access (FWA) dalam penyampaian layanan broadband.

Ericsson memperkirakan jumlah koneksi FWA akan melebihi 100 juta pada 2022, angka yang diperkirakan akan meningkat lebih dari dua kali lipat pada 2027, yakni mencapai hampir 230 juta.

Sementara untuk Internet of Things (IoT), laporan tersebut mencatat bahwa pada 2021, broadband IoT (4G/5G) mengambil alih 2G dan 3G sebagai teknologi yang menghubungkan bagian terbesar dari semua perangkat seluler yang terhubung dengan IoT, terhitung sebanyak 44 persen dari seluruh koneksi. Teknologi IoT yang masif (NB-IoT, Cat-M) juga meningkat hampir 80 persen selama 2021, mencapai hampir 330 juta koneksi.

Jumlah perangkat IoT yang terhubung dengan teknologi ini diperkirakan akan melampaui 2G/3G pada 2023. (ATN)

Tags: 5G5G Asia PasifikIndustri DigitalIndustri Telekomunikasi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.