• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pemerintah Dorong Pengembangan Smart City di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
July 22, 2019
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pemerintah Dorong Pengembangan Smart City di Indonesia

Smart City. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus mendukung pengembangan smart city alias kota cerdas. Istilah kota cerdas itu diberi pengertian sebagai pengembangan kota berbasis teknologi informasi.

Beberapa kota di Indonesia sudah menerapkan konsep kota cerdas itu. Tujuan utamanya adalah untuk menekan pertumbuhan penduduk di perkotaan. Selain itu, juga untuk menambah efisiensi kinerja perkotaan, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga pemerintahan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebutkan bahwa ada delapan indikator kota cerdas antara lain smart development planning, smart green open space, smart transportation, smart waste management, smart water management, smart building, dan smart energy.

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

“Delapan indikator itu merupakan inovasi dari konsep green city yang digabungkan dengan penggunaan sistem teknologi informasi dan komunikasi pintar,” terang Basuki melalui laman resmi PUPR, Senin (22/7/2019).

Hingga saat ini, salah satu upaya pemerintah dalam menjawab masalah perkotaan adalah dengan memenuhi kebutuhan terhadap pelayanan infrastruktur, termasuk kebutuhan untuk infrastruktur dasar permukiman.

Adapun, tantangan yang dihadapi kota-kota di Indonesia adalah daya dukung dan tampung kota, di antaranya ketersediaan permukiman layak huni, air bersih, sanitasi, akses jalan dan transportasi umum.

Pembangunan infrastruktur dasar permukiman itu diwujudkan lewat program 100-0-100, yakni terpenuhinya 100 persen akses air minum aman, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak yang ditargetkan dapat tercapai tahun ini. (Lis)

,’;\;\’\’
Tags: AsiaAsia TerkiniKemenPUPRSmart City
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.