• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pemimpin Korea Utara Tantang AS Konfrontasi Militer

by Redaksi Asiatoday
July 29, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Resolusi Korea Utara Hasilkan Aturan Ketat Lawan Covid-19 

Presiden Korea Utara, Kim Jongun. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menantang Amerika Serikat (AS) untuk setiap konfrontasi militer. Demikian dilaporkan kantor berita KCNA yang dilansir dari BBC.com dan Sky News, Jumat (29/7/2022).

Kim mengatakan itu saat peringatan Perang Korea. Komentar itu muncul di tengah kekhawatiran bahwa Korea Utara mungkin sedang mempersiapkan uji coba nuklir ketujuh.

AS memperingatkan bulan lalu bahwa Pyongyang dapat melakukan tes semacam itu kapan saja. Uji coba nuklir terbaru Korea Utara adalah pada tahun 2017. Namun, ketegangan telah meningkat di semenanjung Korea.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Perwakilan khusus AS untuk Korea Utara Sung Kim mengatakan telah menguji jumlah rudal yang belum pernah terjadi sebelumnya tahun ini – 31 dibandingkan dengan 25 selama seluruh tahun pemecahan rekor terakhir, 2019.

Pada bulan Juni Korea Selatan menanggapi dengan meluncurkan delapan rudalnya sendiri.

Meskipun Perang Korea 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata, Korea Utara mengklaimnya sebagai kemenangan melawan AS. Perayaan “Hari Kemenangan” tahunan ditandai dengan parade militer, kembang api, dan tarian.

Dalam pidatonya untuk menandai acara tersebut, Kim mengatakan ancaman nuklir dari AS mengharuskan Korea Utara untuk mencapai “tugas sejarah yang mendesak” untuk meningkatkan pertahanan diri.

AS telah salah mengartikan latihan militer reguler Korea Utara sebagai provokasi, tambahnya.

Kim juga muncul untuk menanggapi laporan bahwa Korea Selatan bergerak untuk menghidupkan kembali rencana melawan ancaman nuklir Korea Utara dengan meningkatkan serangan pencegahan jika terjadi serangan yang akan segera terjadi.

Apa yang disebut strategi “Bunuh Rantai”, pertama kali dielaborasi satu dekade lalu, menyerukan serangan pendahuluan terhadap rudal Pyongyang dan mungkin kepemimpinan seniornya.

Beberapa analis telah memperingatkan bahwa hal itu membawa risikonya sendiri dan dapat memicu perlombaan senjata.

Pada perayaan Hari Kemenangan Kim mengatakan bahwa pemerintahan dan militer Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol akan “dilenyapkan” jika dia melakukan serangan pendahuluan. (ATN)

Tags: Indo PasifikKim Jong UnKorea Utara
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.