• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Perkuat Energi Hijau, Palembang Bangun PLTSa Pertengahan 2020

by Redaksi Asiatoday
January 29, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Perkuat Energi Hijau, Palembang Bangun PLTSa Pertengahan 2020

ASIATODAY.ID, PALEMBANG – Kota Palembang tengah menggenjot pemanfaatan energi terbarukan dengan membangun pembangkit listrik ramah lingkungan.

Pertengahan tahun ini, Pemerintah Kota Palembang menargetkan pembangkit listrik tenaga sampah atau PLTSa Keramasan mulai dibangun. Pembangkit tersebut disokong dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,7 triliun.

Menurut Walikota Palembang Harnojoyo, program itu bakal terwujud, karena didukung oleh Presiden Jokowi sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) 35/2018.

RelatedPosts

Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT

Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race

Asia’s Green Transition Gets $163 Billion Climate Finance Boost

“Palembang menjadi salah satu dari 12 kota di Indonesia yang ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk membangun infrastruktur pengelola sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan,” terang dia melalui keterangan tertulis yang diterima Rabu, (29/01/2020).

Walikota Harnojoyo menjelaskan, problem sampah di Palembang menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan karena produksinya sudah mencapai 1.200 ton per hari. Sementara daya angkut menuju tempat pembuangan akhir (TPA) hanya dikisaran 600 hingga 800 ton perhari.

“Dengan dibangunnya PLTSa berkapasitas 1.000 ton sampah per hari ini, bukan hanya persoalan sampah yang teratasi tapi juga dapat menghasilkan daya listrik 20 megawatt,” imbuhnya.

Sejauh ini kata dia,  pihaknya terus membangun komunikasi dengan PLN untuk segera menindaklanjuti program tersebut.

Pemkot Palembang sendiri telah menyiapkan skema kerja sama antara tiga pihak yakni PLN, Pemkot dan PT Indo Green.

“Tindaklanjutnya terserah PLN, apakah energi yang dihasilkan akan dijual atau akan digunakan sendiri,” jelasnya.

General Manager PT PLN S2WJB Daryono menambahkan, penetapan tarif listrik sepenuhnya ada pada pemerintah, begitupun tentang tarif pembelian energi listrik PLTSa.

“Nanti kita beli ke pihak ketiga PT Indo Green dengan perhitungan kisaran USD13 per kWh,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Energi Baru TerbarukanEnergi HijauEnergi IndonesiaGreen EnergyPalembangPLTSa
No Result
View All Result

Terbaru

  • Jakarta Targets China’s Premium Travelers in Global Tourism Push
  • Indonesia and Viet Nam Forge New Strategic Roadmap to Deepen ASEAN Partnership
  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.