• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Perkuat Hilirisasi Minerba, Indonesia Dijalur yang Tepat

by Redaksi Asiatoday
August 4, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kolaborasi China, Antam Bangun Lima Smelter Senilai Rp102 Triliun

Smelter Feronickel PT Antam di Pomalaa, Kolaka. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Langkah Indonesia memperkuat hilirisasi mineral dan batu bara (Minerba) disambut positif.

Pemerintah perlu menjaga komitmen untuk meningkatkan nilai tambah dari produk tambang dengan pembangunan fasilitas pemurnian.

Menurut Peneliti dari Alpha Research Database Indonesia Ferdy Hasiman, paradigma tambang di Indonesia masih sangat ekstraktif dengan menjual bahan tambang dengan harga murah, sehingga membuat negara merugi dan terjadi eksploitasi berlebihan.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Karena itu, pembangunan pabrik smelter dapat memberikan efek berganda bagi pembangunan nasional.

“Jangan ada langkah mundur lagi. Jika ada yang mengatakan penghiliran hanya untuk perusahaan asing, tidak sepenuhnya benar juga, karena perusahaan milik negara, seperti Mind Id dan PT Aneka Tambang sekarang sedang gencar membangun pabrik Fero nikel di Halmahera,” kata Ferdy melalui keterangan tertulisnya, Selasa (4/8/2020).

Pemerintah Indonesia diharapkan dapat mendorong perusahaan-perusahaan tambang di Tanah Air untuk membangun pabrik smelter. Dengan begitu, dorongan untuk pembangunan smelter tidak hanya ditekankan kepada perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia.

“Ketika perusahaan asing masuk, barulah kita protes, padahal perusahaan nasional banyak yang tak berinisiatif membangun pabrik smelter atau melakukan merger dengan beberapa perusahaan untuk membangun pabrik smelter,” katanya.

Hingga kini, baru 17 perusahaan yang sudah membangun pabrik smelter. Ia memandang jumlah itu sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dikeluarkan Pemda sepanjang 2009-2019 yang mencapai 13.000 IUP.

“Dari 17 pabrik eksisting itu, yang paling banyak adalah smelter nikel sebanyak 11 pabrik, bauksit 2 pabrik, tembaga 2 pabrik, besi 1 pabrik, dan mangan 1 pabrik,” Ferdy menambahkan.

Pemerintah memang berharap sampai 2020 sudah ada 48-52 pabrik smelter eksisting, karena sekarang masih dalam tahap konstruksi. Tetapi itu bisa saja mundur dari jadwal jika Covid-19 berbuntut panjang.

Namun untuk jangka menengah dan jangka panjang, pembangunan 48-52 pabrik smelter bisa memompa perekonomian nasional dan daerah pascapandemi Covid-19 karena total dana investasi untuk membangun 48 pabrik mencapai USD19 miliar. (ATN)

Tags: Hilirisasi NikelHilirisasi TambangMinerbaNikelSmelter Feronikel
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.