• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Personil TNI Amankan Perusahaan China VDNI dan OSS di Konawe, Ada Apa?

by Redaksi Asiatoday
July 9, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ekspor Nikel Dihentikan, Penambang Ragukan Kemampuan Smelter Domestik

Kawasan Industri PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI). ist

ASIATODAY.ID, KENDARI – Sebanyak 100 prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) 725/Woroagi dikerahkan untuk mengamankan perusahaan China yang merupakan objek vital nasional (Obvitnas) yakni PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) yang terletak Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Plh Kepala Penerangan Korem 143/Haluoleo Letda Inf Rusmin Ismail mengatakan, pengamanan dilakukan berdasarkan arahan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa yang dilakukan secara virtual.

“Pengarahan secara virtual dilaksanakan di Mako Yonif 725, yaitu Boro-Boro dan diikuti seluruh anggota Satgas sejumlah 100 orang yang dihadiri juga oleh Kasdam XIV/Hsn Brigjen TNI Amping Bujasar Tangdilinting dan Danrem 143/HO Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan, Danyonif 725/Wrg Letkol Inf Muhammad Amin, serta pejabat utama Korem 143/HO,” kata dia melalui keterangan tertulisnya, yang diterima Jumat (9/7/2021).

RelatedPosts

Indonesia’s Film Industry Trapped as a Foreign Content Market Amid Korean and Chinese Drama Surge

ADB Bets on Vanuatu’s Future with $10 Million Lifeline for Economic Transformation

World Bank Warns: $54 Billion in Natural Gas Burned as Global Energy Crisis Deepens

Rusmin mengatakan Satgas Yonif 725 ini merupakan Satuan BKO Gelombang III dan bertugas mengamankan Objek Vital Nasional yaitu PT VDNI dan PT OSS selama satu tahun dan akan terhitung mulai tanggal 18 Juli 2021 hingga 31 Agustus 2022.

PT VDNI dan PT OSS merupakan perusahan yang bergerak di bidang smelter nikel dan berlokasi di Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Setelah menerima pengarahan Kasad, lanjut Rusmin, selain menyampaikan kebijakan dari Pangdam, Kasdam juga menekankan agar seluruh prajurit yang terlibat dalam pengamanan dapat memahami dan melaksanakan penekanan dari Jenderal TNI Andika Perkasa dengan baik.

“Kasdam berharap agar dalam pelaksanaan tugas tidak terjadi penyimpangan, berkomunikasi dengan baik dengan masyarakat sekitar dan perusahaan serta menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19,” jelasnya. (ATN)

Tags: Hilirisasi NikelIndustri SmelterKerjasama Indonesia-ChinaVDNIVirtu Dragon
No Result
View All Result

Terbaru

  • Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition
  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.