• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Pertamina Batal Kerja Sama Saudi Aramco Kembangkan Kilang Cilacap

by Redaksi Asiatoday
May 28, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Fokus Tindaklanjuti Investasi Saudi Aramco di Cilacap

Kilang minyak Cilacap. Foto : Pertamina

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) batal kerja sama dengan Saudi Aramco dalam pengembangan kilang Cilacap.

Pertamina pun memutuskan untuk melanjutkan proyek Kilang Cilacap secara mandiri setelah Saudi Aramco mundur dalam proyek itu. Padahal, negosiasi kerja sama pengembangan Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap dengan Saudi Aramco sudah berlangsung sejak 2014.

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengungkapkan kerja sama antara Pertamina dan Saudi Aramco dalam proyek tersebut tidak lagi diperpanjang.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

“Setelah tidak dilakukan perpanjangan kerja sama dengan Saudi Aramco, Pertamina melanjutkan RDMP Cilacap secara mandiri, tapi secara paralel tetap akan dilakukan pencarian strategic partner lainnya,” terang Fajriyah saat dihubungi Kamis (28/5/2020).

Meski batal dengan Saudi Aramco, Fajriyah mengatakan untuk proyek pembangunan kilang-kilang lainnya masih terus berjalan.

Pembangunan kilang tersebut dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Pertamina memberlakukan isolasi mandiri untuk pergantian pekerja, cek kesehatan setiap hari, mewajibkan penggunaan masker, physical distancing, dan pemberian vitamin.

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina
Nicke Widyawati masih optimistis kerja sama perusahaan migas Arab Saudi dan Indonesia itu bakal terlaksana.

Nicke mengatakan belum ada investor lain yang bakal digandeng dalam pembangunan Refinery Development Master Plan Cilacap.

“Tidak ada investor lain, kami masih dengan Aramco,” kata Nicke di Kompleks DPR, Selasa (28/2/2020).

Menurut Nicke, pihaknya masih akan menunggu penawaran dari Aramco hingga akhir kuartal I/2020 atau Maret 2020.

Nicke juga mengatakan skema kerja sama terpaksa berubah, mengingat hampir 3 tahun perjanjian pembentukan perusahaan patungan antara Pertamina dan Aramco dalam proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Cilacap tak kunjung menemui kata sepakat dalam hal valuasi aset.

“Opsi kerja sama Pertamina dengan Aramco mirip pengembangan Kilang Balikpapan. Kilang yang baru. Eksisting tetap operasi, tapi sistemnya toll fee,” tandasnya. (ATN)

Tags: KIlang CilacapPertaminaSaudi Aramco
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.