• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pertumbuhan Ekonomi di ASEAN: Indonesia Masih di Bawah Vietnam dan Filipina

by Redaksi Asiatoday
February 7, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pertumbuhan Ekonomi di ASEAN: Indonesia Masih di Bawah Vietnam dan Filipina

Industri Properti di Vietnam. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi negara-negara di Asia Tenggara menunjukkan tren positif.

Meski begitu, pertumbuhan Indonesia yang mencapai 5,31 persen pada 2022, ternyata masih berada di bawah dari capaian Vietnam dan Filipina.

Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto memandang, pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah cukup baik di tengah beratnya tekanan global yang dirasakan semua negara.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Menurutnya, capaian tersebut tidak begitu impresif bila dibandingkan dengan capaian negara lain di ASEAN.

“Di tengah tekanan global yang dialami semua negara, Indonesia berhasil tumbuh 5,3 persen. Sebetulnya dengan tekanan global yang sama, ekonomi Indonesia tidak terlalu impresif,” ujarnya dalam Konferensi Pers Indef secara virtual, Selasa (7/2/2023).

Eko menjelaskan bahwa dalam catatannya, negara lain seperti Vietnam dan Filipina mampu tumbuh lebih tinggi dengan tekanan yang sama.

Vietnam mampu tumbuh 8,02 persen dan menjadi pertumbuhan ekonomi tertingginya dalam 25 tahun terakhir.

“Filipina juga sama, mampu tumbuh 7,6 persen ya secara year-on-year atau dalam full year-nya dia begitu. Artinya walaupun Indonesia bisa tumbuh 5,3 persen [2022], namun jika dibandingankan dengan negara tetangga masih kalah,” ungkapnya.

Eko kemudian menyoroti Vietnam yang mampu bertahan dari resesi saat pandemi Covid-19 atau pada 2020, di mana pertumbuhan ekonomi Indonesia dan Filipina anjlok ke angka di bawah nol, sementara Vietnam tetap tumbuh positif 2,87 persen.

Meski demikian, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produk domestik bruto (PDB) per kapita Indonesia mencapai Rp71,0 juta atau US$4.783,9, lebih tinggi dari Vietnam (US$3.716,80) dan Thailand (US$3.623,32).

Eko melihat pertumbuhan ekonomi Vietnam terus terakselerasi terlihat dari kurva pertumbuhannya yang cenderung lancip.

“Tidak hanya sepak bola ternyata, di dalam ekonomi juga akselerasi Vietnam ini sudah kelihatan bahwa dia kemungkinan dapat menyalip Indonesia. Kalau kita tidak mengatur ekonomi, mungkin kita juga akan disalip oleh Vietnam,” imbuhnya. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: IndefPertumbuhan AsiaPertumbuhan Ekonomi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.