• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Peru Siap Adopsi Industri Minyak Sawit Indonesia

by Redaksi Asiatoday
December 23, 2019
in Business
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Peru Siap Adopsi Industri Minyak Sawit Indonesia

ASIATODAY.ID, LIMA – Pengembangan industri Kelapa Sawit di Indonesia mengundang minat negara Amerika Latin untuk saling bertukar pengetahuan dan keahlian.

“Peru ingin belajar dari Indonesia untuk mengembangkan industri minyak sawit,” ungkap Manajer Utama Dewan Minyak Sawit Nasional Peru (JUNPALMA), Gregorio Saenz, dalam pertemuan dengan Duta Besar RI Lima di Pucallpa, Peru, pada 19 Desember 2019.

Peru Siap Adopsi Industri Minyak Sawit Indonesia 1

Saenz mengaku, pihaknya mempelajari bahwa industri minyak sawit di Indonesia sudah sangat maju dimana minyak sawit dimanfaatkan tidak hanya sebagai bahan campuran makanan tapi juga campuran kosmetik, sabun, dan biodiesel. Hal ini sangat berbeda dengan Peru yang baru menghasilkan sebatas produk CPO dan menjualnya kepada perusahaan makanan seperti Alicorp S.A.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Dalam rangka menjajaki rencana kerja sama antara Indonesia dan Peru di sektor minyak sawit, Duta Besar RI Lima telah mengunjungi provinsi Ucayali, Peru untuk bertemu dengan asosiasi minyak sawit di Ucayali yaitu COCEPU, dan perusahaan minyak sawit terbesar di Ucayali yaitu OLAMSA. Selain itu, Duta Besar RI Lima juga mengunjungi langsung perkebunan kelapa sawit di Ucayali dan pabrik kelapa sawit yang dimiliki oleh perusahaan OLAMSA.

Peru Siap Adopsi Industri Minyak Sawit Indonesia 2
Dubes RI saat mengunjungi Ucayali, Peru. Ist

Dalam keterangan tertulis KBRI Lima yang diterima Senin (23/12/2019), dijelaskan bahwa Provinsi Ucayali merupakan satu dari 4 (empat) provinsi penghasil minyak sawit di Peru. Provinsi lainnya adalah Provinsi San Martin, Provinsi Loreto, dan Provinsi Huanaco.

Saat ini, provinsi Ucayali merupakan produsen terbesar di Peru dengan nilai produksi mencapai 200 ribu ton CPO (Crude palm oil) dari 300 ribu ton produksi tahunan CPO di Peru.

Peru Siap Adopsi Industri Minyak Sawit Indonesia 3
Pengolahan Sawit di Ucayali, Peru. Ist

Perusahaan yang memproses dan mengelola produksi tersebut adalah perusahaan OLAMSA yang didirikan oleh para petani kelapa sawit anggota COCEPU dengan investasi mandiri.

Manager Utama OLAMSA, Nilo Demetrio menyampaikan bahwa terdapat 8 (delapan) pabrik kelapa sawit di Peru dimana 2 (dua) diantaranya dimiliki oleh OLAMSA dan berlokasi di Ucayali.

Kapasitas produksi PKS Olamsa tersebut adalah sekitar 24 s.d. 30 ton per jam. Kelapa sawit yang diolah merupakan produksi dari sekitar 1,300 petani sawit yang terasosiasi dengan COCEPU dan petani mandiri di provinsi Ucayali. Adapun peralatan yang dipakai oleh pabrik tersebut berasal dari Malaysia.

Peru Siap Adopsi Industri Minyak Sawit Indonesia 4
Pengolahan Sawit di Ucayali, Peru. Ist

Duta Besar RI Lima menanggapi secara positif keinginan dari JUNPALMA, COCEPU dan Perusahaan OLAMSA dalam hal kerja sama pengembangan industri minyak sawit.

Diharapkan bahwa perusahaan Indonesia dapat berkunjung ke Peru dan melihat peluang bisnis dan investasi yang dapat dikembangkan dengan Peru. Duta Besar RI Lima juga meminta agar pihak Peru dapat mengunjungi Indonesia untuk melihat secara langsung industri minyak sawit di Indonesia. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Industri SawitKemenlu RIKerjasama Indonesia-Amerika LatinKerjasama Indonesia-PeruSawit Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.