• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Perusahaan Indonesia akan Buka Pabrik Pengolahan Sabun di Tanzania Mainland

by Redaksi Asiatoday
December 2, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Perusahaan Indonesia akan Buka Pabrik Pengolahan Sabun di Tanzania Mainland

PT Sinar Antjol menandatangani akta jual beli sebidang tanah di Mkuranga, Pwani Region, Tanzania (30/11/2020). Ist

ASIATODAY.ID, MKURANGA – Perusahaan Indonesia, PT Sinar Antjol resmi akan memulai investasi pabrik pengolahan sabun dan body lotion di Tanzania.

Dikutip siaran pers, KBRI Dar Es Salam, Rabu (2/12/2020), PT Sinar Antjol telah menandatangani akta jual beli sebidang tanah di Mkuranga, Pwani Region, Tanzania (30/11/2020).

Perusahaan ini telah memasarkan produk-produknya di Tanzania selama 15 tahun terakhir, dan memutuskan untuk berinvestasi secara langsung setelah melihat pangsa pasar yang menjanjikan.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Pabrik PT Sinar Antjol direncanakan mulai dibangun pada awal tahun 2021 dan mulai beroperasi pada bulan September 2021.

Pabrik tersebut akan menjadi pabrik kedua perusahaan Indonesia di Tanzania setelah sebelumnya telah diresmikannya pabrik PT Indesso di Pemba, Zanzibar, untuk pengolahan minyak daun cengkeh.

Selain itu, dalam waktu dekat juga akan segera dibangun pabrik pengolahan rumput laut di Zanzibar melalui kerja sama antara Zanzibar State Trading Corporation (ZSTC) dengan PT Ocean Fresh dan PT Kappa Carragenan Nusantara.

Sejumlah BUMN RI juga telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan BUMN Tanzania guna mengeksplorasi kerja sama investasi di bidang pembangunan infrastruktur dan pertambangan.

Tanzania merupakan destinasi investasi yang sangat strategis. Selain memiliki situasi politik dan keamanan yang stabil, Tanzania juga merupakan salah satu pintu masuk utama masuknya barang-barang ke Afrika Timur.

Tanzania berbatasan langsung dengan 8 negara, 6 di antaranya adalah negara landlocked. Total populasi Tanzania serta seluruh negara yang berbatasan langsung 332.652.400 jiwa (2019), lebih besar dari populasi Indonesia.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Tanzania juga cukup tinggi, di kisaran 7 persen di 5 tahun terakhir, dengan GDP sebesar 15 persen dari total GDP seluruh Afrika Timur. (ATN)

Tags: Kerjasama Indonesia dan Afrika
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.