• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pesawat Jetstar Boeing 787 Dilarang Mendarat di Bali, Ada Apa?

by Redaksi Asiatoday
December 29, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Reputasi Jetstar Asia Diakui Dunia Sebagai Maskapai Paling Aman dan Tepat Waktu

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebuat pesawat Jetstar yang terbang dari Melbourne, Australia, dilarang mendarat di Bali oleh otoritas berwenang Indonesia.

Dilaporkan, penerbangan dengan nomor JQ35 sudah berada di atas Laut Timor dekat Broome dan akan mulai turun ke Bali pada Selasa, 27 Desember 2022. Akan tetapi, pendaratan pesawat tersebut dicegah oleh pihak berwenang Indonesia.

Penerbangan tersebut terpaksa kembali ke ibu kota Victoria dan membuat banyak wisatawan kecewa karena sudah menunggu dan melakukan pernerbangan selama berjam-jam.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Seperti diketahui, perjalanan dari Melbourne ke Denpasar biasanya memakan waktu sekitar lima jam 40 menit. Tapi sebelumnya, penumpang sudah mengalami penundaan lima jam.

Saat mereka terpaksa kembali ke Australia, mereka telah menghabiskan total delapan jam di udara.

Laporan News.com.au menyebut jika terjadi miskomunikasi antara pernerbangan dari Melbourne tersebut dengan pihak berwenang Indonesia.

“Sebagian besar pengunjung liburan yang telah mengalami gangguan besar beberapa kali merasa kesal dan bingung bagaimana sebuah penerbangan bisa mencapai 80 persen dan ditolak mendarat,” kata salah satu penumpang kepada News.com.au.

Miskomunikasi yang bagaimana?

Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Jetstar mengatakan layanan Melbourne ke Bali telah dialihkan ke pesawat Boeing 787 yang lebih besar untuk mengangkut lebih banyak penumpang.

Sayangnya, karena miskomunikasi, pertukaran pesawat tidak disetujui oleh regulator lokal di Indonesia.

“Segera setelah kami mengetahui, penerbangan kembali ke Melbourne, dan kami telah memesan ulang penumpang untuk penerbangan hari ini,” bunyi pernyataan maskapai.

“Kami tahu ini merupakan pengalaman yang sangat membuat frustrasi pelanggan dan dengan tulus meminta maaf atas apa yang terjadi.” (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Bali TourismJetstar Asia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.