• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

PLN dan KEPCO Kembangkan Teknologi Co-firing Hidrogen dan Amonia di PLTU

by Redaksi Asiatoday
November 6, 2022
in GREEN ENERGY
Reading Time: 1 min read
A A
0
Investasi USD3,5 Miliar, Korean Exim Siap Mendanai Proyek PLTU Suralaya

PLTU Suralaya, Banten. ist

ASIATODAY.ID, BALI – PT PLN (Persero) melalui entitas bisnisnya PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (PLN Enjiniring) berkolaborasi dengan perusahaan asal Korea Selatan KEPCO Engineering and Construction Company Inc untuk mengembangkan teknologi pemanfaatan hidrogen dan amonia sebagai bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN Enjiniring dan Kepco Engineering and Construction Company Inc.

“Kerja sama ini dilakukan untuk mendorong penggunaan energi bersih di Indonesia demi mewujudkan net zero emission pada 2060, salah satunya melalui pengurangan penggunaan batu bara di PLTU melalui program co-firing,” kata Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dalam keterangan tertulis, Minggu (6/11/2022).

RelatedPosts

Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT

Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race

Asia’s Green Transition Gets $163 Billion Climate Finance Boost

Melalui kesepakatan ini, PLN Enjiniring dan KEPCO akan melakukan perencanaan, studi dan pengembangan jasa engineering dan konstruksi di bidang ketenagalistrikan, khususnya teknologi co-firing hidrogen dan amonia.

“Dari kerja sama ini diharapkan akan ada kajian mendalam terkait dengan co-firing hidrogen dan amonia untuk  mendukung transisi energi dan mencapai net zero emission,” jelasnya.

Kerja sama ini juga sejalan dengan komitmen PLN untuk mengurangi emisi karbon di Indonesia lewat co-firing.

Saat ini terdapat tiga pilot project co-firing hidrogen dan amonia yaitu di PLTU Gresik, PLTU Suralaya dan PLTGU Priok.

“Kolaborasi menjadi kunci dalam transisi energi. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungannya kepada PLN dalam upaya mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan bersih,” pungkasnya. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Green EnergyKerjasama Indonesia-Korea SelatanPLN
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.