• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Presiden China Tolak Rencana Israel Aneksasi Tepi Barat Palestina

by Redaksi Asiatoday
July 1, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Presiden China Keluarkan Perintah Mobilisasi Latihan Tempur

Presiden China, Xi Jinping. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden China Xi Jinping menolak rencana aneksasi Israel terhadap sebagian wilayah Tepi Barat, Palestina. Demikian diungkapkan oleh Duta Besar China untuk Palestina Guo Wei.

Dalam wawancara dengan Palestine News & Information Agency (WAFA), Guo Wei menegaskan bahwa negaranya menolak upaya Israel mencaplok Tepi Barat dan tindakan-tindakan sepihak apa pun yang merusak perdamaian dan stabilitas.

Guo mengulangi lagi seruan Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi di konferensi video Dewan Keamanan PBB (DK PBB) untuk solusi yang adil dan komprehensif demi kedaulatan Palestina.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Masalah Palestina selalu menjadi inti dari masalah Timur Tengah dan solusi yang adil dan masuk akal adalah prasyarat untuk perdamaian dan keamanan abadi di kawasan itu,” kata Wang dalam pertemuan virtual DK PBB.

Menurut Guo, China sangat prihatin dengan ketegangan yang berkelanjutan antara Palestina dan Israel baru-baru ini.

Guo menyoroti usulan empat poin Presiden Xi Jinping, yakni menyelesaikan masalah sesuai dengan “solusi dua negara”.

China juga mendukung pembentukan Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat sesuai garis perbatasan 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

China menyebut hak-hak rakyat Palestina tidak dapat diganggu gugat. Juga hak Israel untuk hidup harus sepenuhnya dihormati.

Diplomat China itu menekankan bahwa tindakan sepihak berisiko memperparah perbedaan dan merusak kepercayaan.

China menyerukan kedua pihak untuk mengedepankan perundingan damai dalam menyelesaikan konflik, dan meminta saling menahan diri dari tindakan yang berisiko memicu ketegangan.

China juga mengajak masyarakat internasional, terutama negara-negara berpengaruh, untuk terus mendukung kedaulatan Palestina dan menempatkannya sebagai agenda penting.

Upaya Israel mencaplok permukiman Israel di Tepi Barat dan Lembah Yordania merupakan bagian dari rencana perdamaian Amerika Serikat yang diterbitkan pada Januari lalu.

Usulan tersebut merencanakan pendirian negara Palestina pada bagian kecil Tepi Barat dan termasuk Jalur Gaza.

Gagasan perdamaian yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump itu menyebut Yerusalem sepenuhnya akan menjadi ibu kota Israel. Sedangkan Palestina akan diberikan hak untuk mengelola Yerusalem Timur sebagai ibu kota jika kelak sudah berbentuk negara.

Rencana itu disambut baik oleh Israel, namun ditolak dan dicerca habis-habisan oleh Palestina hingga memicu demonstrasi besar di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Namun Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memberi pertanda bahwa rencana aneksasi sebagian Tepi Barat yang dijadwalkan dipaparkan hari ini bakal meleset dari target.

Netanyahu menyampaikan hal itu usai bertemu dengan utusan Amerika Serikat untuk Israel, Avi Berkowitz, dan Duta Besar AS untuk Israel, David Friedman.

Israel menduduki Tepi Barat sejak menang dalam Perang Enam Hari pada 1967. Melalui perjanjian Oslo yang diteken pada 1993, wilayah Tepi Barat dibagi tiga sektor yakni A, B dan C. (ATN)

Tags: ChinaIsraelPalestinaXi JinpingYerusalem
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.