• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Presiden Jokowi Perintahkan Aspal Buton Dioptimalkan

by Redaksi Asiatoday
January 30, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Stop Impor, Saatnya Aspal Buton Dioptimalkan di Indonesia

Tambang Aspal Buton. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar potensi aspal Buton dioptimalkan guna mengurangi penggunaan aspal impor.

Untuk mempercepat optimalisasi itu, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) membentuk tim percepatan pemanfaatan aspal alam Buton.

Kepala Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi (PSDMP) Kementerian ESDM Iman Sinulingga mengungkapkan, aspal alam di Indonesia dengan jumlah deposit yang besar baru dilaporkan terdapat di Buton, Sulawesi Tenggara.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, total sumberdaya tercatat sebesar 792,50 juta ton dengan total cadangan sebesar 182,65 juta ton.

“Secara geologi kemungkinan aspal alam juga bisa ditemukan di pulau-pulau lain di sekitar Buton, tetapi belum ada penyelidikan yang dilakukan di pulau-pulau sekitar pulau Buton tersebut” jelas Iman, dalam keterangannya, Jumat (29/1/2021).

Data potensi Bitumen padat/aspal Buton yang tercatat dalam database PSDMBP Badan Geologi merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan pada kurun waktu 2001-2005. Kegiatan eksplorasi yang dilakukan baru sampai pada tahapan prospeksi dengan hasil sumber daya tereka.

Iman menerangkan, Badan Geologi tak lagi melakukan penyelidikan aspal Buton lantaran hampir sebagian wilayah potensial sudah menjadi Izin Usaha Pertambangan (IUP).

“Setelah survei terakhir yang dilakukan Badan Geologi sekitar tahun 2005, di Buton mulai banyak IUP aspal dan jumlahnya terus bertambah,” kata Iman.

Sebelum diberlakukannya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 alias UU Minerba, pengawasan IUP aspal di Buton dilakukan oleh pemerintah daerah. Setelah UU No. 3/2020, pengawasan akan beralih ke Pemerintah Pusat dalam hal ini Ditjen Minerba.

Berdasarkan data dari Ditjen Minerba, jumlah IUP aspal di Indonesia hingga tahun 2020 tercatat sebanyak 42 IUP yang tersebar hampir di seluruh wilayah di Buton yang memilki deposit aspal.

Pemetaan dan pengembangan potensi aspal sangat penting, seiring dengan gencarnya program pembangunan dan proyek infrastruktur. Apalagi sebagian proyek infrastruktur di Indonesia masih menggunakan aspal buatan yang diproduksi dari hasil pengolahan crude oil Pertamina dan sebagian masih impor.

Karena itu, sesuai dengan instruksi dari Presiden Jokowi untuk mengoptimalkan potensi aspal alam Indonesia dan mengurangi aspal impor, saat ini pemerintah di bawah koordinasi Menkomarves telah membentuk tim percepatan pemanfaatan aspal alam Buton.

“Aspal Buton akan digunakan dalam proyek-proyek infrastruktur di Indonesia. Instruksi untuk mengoptimalkan potensi aspal Buton datang langsung dari Pak Jokowi dan sudah langsung ditindaklanjuti oleh Kemenkomarves dengan melibatkan kementerian terkait, di antaranya KESDM, PUPR dan Kemendagri,” jelas Iman.

Sesuai permintaan terbaru dari Gubernur Sulawesi Tenggara, Badan Geologi pun akan kembali melakukan survei lanjutan potensi aspal Buton dengan fokus pada kegiatan verifikasi terhadap data sumber daya dan cadangan yang diberikan oleh IUP aspal yang saat ini tercatat beroperasi di sana.

“Untuk menanggapi permintaan Gubernur Sultra, kami merencanakan kegiatan di 2022 bekerjasama dengan Ditjen Minerba dengan fokus untuk memverifikasi sumber daya aspal yang dilaporkan oleh IUP dan juga melakukan survei lanjutan di wilayah green area yang masih belum ada data,” tandas Iman. (ATN)

Tags: Aspal ButonImpor AspalPresiden JokowiTambang Aspal
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.