ASIATODAY.ID, TAIPEI – Central Election Commission (CEC) telah mengumumkan hasil penghitungan resmi pemilihan umum Taiwan yang dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2020.
Presiden Tsai Ing-wen dan calon Wakil Presiden Lai Ching-te berhasil terpilih dengan 8,17 juta suara atau 57,13% dari total suara yang masuk.

Jumlah suara yang diperoleh Presiden Tsai dalam pemilu kali ini adalah perolehan suara tertinggi dalam sejarah pemilu Taiwan. Sementara itu, jumlah masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya dalam pemilu kali ini mencapai 74,9 persen.
Atas kemenangan Tsai, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Michael Pompeo, dan Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, langsung menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Tsai, serta menyampaikan pujian kepada masyarakat Taiwan yang telah memperlihatkan mekanisme demokrasi yang kokoh dan sehat.
Ucapan selamat juga datang dari pemimpin negara sahabat diplomatik, yaitu Raja Eswatini, Mswati III, dan Perdana Menteri, Ambrose Mandvulo Dlamini; Presiden Palau, Tommy Rememgesau; Presiden Nauru, Lionel Aingimea; Perdana Menteri Tuvalu, Kausea Natano; Menteri Luar Negeri Kepulauan Marshall, Casten Nemra; Presiden Paraguay, Mario Abdo; Presiden Guatemala, Jimmy Morales, dan presiden yang akan menjabat selanjutnya, Alejandro Giammattei; Presiden Honduras, Juan Orlando Hernández; Perdana Menteri Belize, Dean Barrow, dan Wakil Perdana Menteri, Patrick Faber; Presiden Haiti, Jovenel Moise; Presiden Nikaragua, Daniel Ortega, dan Wakil Presiden, Rosario Murillo; Gubernur Jenderal Saint Kitts dan Nevis, Sir Tapley Seaton, dan Perdana Menteri, Timothy Harris; Perdana Menteri Saint Lucia, Allen Chastanet; serta Perdana Menteri Saint Vincent, Ralph Gonsalves.
Ucapan selamat dari Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab, untuk Presiden Tsai disampaikan secara terbuka melalui website resmi Kementerian Luar Negeri Inggris.
Ucapan selamat dari negara-negara sahabat lainnya telah disampaikan oleh anggota kongres Kanada, Jerman, Prancis, Finlandia, Denmark, Swedia, Belgia, Belanda, Spanyol, Portugal, Italia, Polandia, Irlandia, Lituania, Latvia, Ceko, Slovakia, Korea Selatan, Kepulauan Solomon, Filipina, Indonesia, Vietnam, Sri Lanka, Selandia Baru, Kolombia, Argentina, Brasil, Chili, Ekuador, Peru, Meksiko, Panama, Venezuela, Turki, Mongolia,Burkina Faso, São Tomé dan Príncipe, Kuwait, Afrika Selatan, dan pejabat pemerintah dari European External Action Service (EEAS), Parlemen Eropa (EP), Central American Integration System (SICA), dan Parlemen Amerika Tengah (Parlacen).
Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya para pejabat, anggota kongres dan organisasi internasional dari 60 negara yang telah menyampaikan ucapan selamat.
“MOFA berharap di atas fondasi teguh yang telah terbentuk, Taiwan dapat terus mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama dengan berbagai negara dan organisasi internasional,” demikian pernyataan tertulis Kemlu Taiwan yang diterima, Selasa (14/01/2020). (AT Network)
,’;\;\’\’
